Doctor Doom Diprediksi Menang di Avengers: Doomsday, Ini 4 Teori yang Masuk Akal

Senin 17 Agu 2026, 19:08 WIB
Doctor Doom diprediksi menjadi ancaman besar dalam Avengers: Doomsday dan berpotensi memanfaatkan kekacauan multiverse untuk meraih kemenangan. (Sumber: Marvel)
Doctor Doom diprediksi menjadi ancaman besar dalam Avengers: Doomsday dan berpotensi memanfaatkan kekacauan multiverse untuk meraih kemenangan. (Sumber: Marvel)

POSKOTA.CO.ID - Kemunculan Doctor Doom di Avengers: Doomsday membuka kemungkinan yang cukup menarik. Bukan hanya soal siapa yang akan menjadi lawan utama para Avengers, tetapi juga apakah Marvel Studios berani membuat sang villain benar-benar menang.

Teori ini bukan tanpa dasar. Polanya pernah digunakan Marvel ketika Thanos berhasil mengalahkan para pahlawan di Avengers: Infinity War, sebelum akhirnya dikalahkan dalam Avengers: Endgame. Karena itu, bukan tidak mungkin Doomsday justru menjadi babak ketika Doctor Doom berada di atas angin, sementara konsekuensinya baru diselesaikan dalam Avengers: Secret Wars.

Pertanyaannya, bagaimana Doom bisa menang ketika jumlah superhero yang terlibat begitu besar?

Baca Juga: HUT RI ke-81, Ribuan Warga Binaan Jakarta Terima Remisi

1. Para hero justru sibuk bertikai

Salah satu kemungkinan paling masuk akal adalah Doom tidak menghadapi seluruh pahlawan sekaligus. Ia bisa memanfaatkan konflik di antara mereka.

Dengan hadirnya karakter dari berbagai realitas, perbedaan kepentingan dapat menjadi masalah. Avengers, Fantastic Four, dan X-Men mungkin tidak langsung menjadi satu tim solid. Masing-masing bisa memiliki tujuan berbeda, terutama jika ancaman Incursion kembali menjadi bagian penting cerita.

Dalam situasi seperti ini, Doom tidak perlu menjadi petarung paling kuat. Ia cukup menjadi pihak yang paling sabar.

Saat para hero sibuk berdebat atau bertarung, Doom dapat menggunakan waktu tersebut untuk menjalankan rencananya.

2. Doom mendapatkan kekuatan kosmik

Dalam komik, Doctor Doom pernah memperoleh kekuatan luar biasa hingga menjadi God Emperor Doom dalam Secret Wars.

Jika konsep tersebut diadaptasi ke MCU, Doom mungkin membutuhkan sumber kekuatan kosmik untuk menghadapi puluhan superhero. Galactus menjadi salah satu kandidat yang menarik, mengingat karakter tersebut memiliki hubungan erat dengan Fantastic Four.

Loki juga menarik untuk dipertimbangkan karena posisinya berkaitan dengan struktur multiverse. Namun, sejauh ini belum ada kepastian bahwa salah satu karakter tersebut akan menjadi sumber kekuatan Doom.

Jadi, bagian ini masih murni teori.

3. Doom berpura-pura menjadi sekutu

Doom juga tidak harus langsung muncul sebagai villain yang terang-terangan menyerang Avengers.

Ia bisa tampil sebagai sosok cerdas dan diplomatis yang menawarkan bantuan ketika para pahlawan menghadapi ancaman multiverse. Justru dari posisi sebagai sekutu, Doom memiliki kesempatan untuk memahami kelemahan masing-masing kelompok.

Jika pengkhianatan terjadi pada waktu yang tepat, para hero mungkin tidak memiliki kesempatan untuk membangun pertahanan.

Baca Juga: Alsof Farhan Siapa dan Lulusan Mana? Ini Sosok Suami Salsabilla Audinna usai Putus dari Arief Meivio

4. Doom hanya menunggu kehancuran multiverse

Kemungkinan terakhir justru yang paling berbahaya: Doom tidak menciptakan kekacauan, tetapi memanfaatkannya.

Jika Incursion menyebabkan beberapa realitas bertabrakan dan hancur, Doom dapat menjadi sosok yang mengambil keuntungan dari situasi tersebut. Konsep ini memiliki kemiripan dengan kisah Secret Wars dalam komik, ketika Doom berhasil memanfaatkan kehancuran multiverse untuk membangun realitas baru.

Dengan kata lain, Doom mungkin bukan sumber masalah terbesar. Ia hanya menjadi orang yang paling siap ketika masalah itu mencapai titik puncak.

Jika Marvel benar-benar ingin membuat Avengers: Doomsday terasa berbeda, kemenangan Doctor Doom bisa menjadi pilihan cerita yang berani. Ia tidak harus mengalahkan seluruh Avengers melalui kekuatan fisik.

Doom justru bisa menang karena kecerdasan, manipulasi, teknologi, dan kemampuannya membaca situasi. Seperti dalam banyak cerita komiknya, kekuatan terbesar Doom bukan selalu apa yang bisa ia hancurkan, melainkan kapan ia memilih untuk bertindak.


Berita Terkait


News Update