Adapun, mengenai potensi tsunami, Wijayanto membeberkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi memicu tsunami.
"Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," ungkapnya.
Baca Juga: Gempa Susulan NTT Masih Terjadi, Apakah Berbahaya? Ini Penjelasan BMKG
Gempa Terasa hingga Beberapa Daerah
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara melaporkan gempa dirasakan di beberapa wilayah antara lain Kabupaten Simalungun, Kota Medan, Kabupaten Pakpak Bharat, dan Kabupaten Tapanuli Tengah.
"Di Kabupaten Simalungun, Kota Medan, dan Kabupaten Pakpak gempa dirasakan kuat selama 30 detik. Sementara di Kabupaten Tapanuli Tengah, gempa dirasakan kuat selama 10 detik," demikian keterangan yang tertera di situs resmi BNPB.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama BPBD, Basarnas, TNI, Polri dan unsur terkait terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak. Personil diturunkan untuk melakukan asesmen terhadap dampak dan korban jiwa yang mungkin ditimbulkan akibat peristiwa ini.
Selain di sejumlah wilayah Sumatera Utara, getaran gempa Simalungun juga dikabarkan terasa di daerah lainnya, mulai dari Padang hingga Aceh.
