JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI memperkuat komitmen terhadap keselamatan pelayaran wisata melalui kerja sama dengan sejumlah perusahaan dan asosiasi perkapalan.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan sejumlah Nota Kesepahaman (MoU) dalam rangkaian INSA Yacht Festival (IYF) 2026 di Benoa, Bali pada Sabtu, 8 Agustus 2026.
BKI menjalin kolaborasi dengan Indonesian National Shipowners' Association (INSA), PT Jasaraharja Putera dan PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero). Kerja sama tersebut mencakup pengembangan industri pelayaran melalui peningkatan keselamatan, kelayakan teknis serta pengelolaan risiko maritim di sektor wisata.
Penandatanganan MoU dilakukan Direktur Utama BKI R. Benny Susanto, Direktur Utama PT Jasaraharja Putera Abdul Haris, Ketua Umum INSA Carmelita Hartoto dan Direktur Teknik PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) Delil Khairat.
Baca Juga: Cek Jalur Alternatif Puncak Bogor untuk Hindari Macet, Ini Daftar Pilihan Rutenya
Benny mengatakan, penguatan fungsi klasifikasi dan penerapan standar keselamatan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
Menurut dia, kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem maritim yang aman, efisien dan berkelanjutan, khususnya pada sektor pariwisata.
“Melalui kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, BKI optimistis bahwa melalui penguatan fungsi klasifikasi dan penerapan standar keselamatan akan memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan dunia maritim di sektor pariwisata yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan,” ujar Benny.
Ia menambahkan, penerapan standar keselamatan juga diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai negara maritim yang mampu bersaing di tingkat global.
Baca Juga: BAIC Indonesia Berhasil Raih 407 SPK di GIIAS 2026, BJ30 HEV Paling Laris
Gandeng Perusahaan Pelayaran Wisata
Selain dengan asosiasi dan perusahaan di bidang asuransi serta reasuransi, BKI juga menandatangani MoU dengan sejumlah perusahaan pelayaran wisata.
