POSKOTA.CO.ID - Rebo Wekasan 2026 jatuh tanggal berapa ramai ditanyakan oleh umat Islam di Indonesia. Berikut informasi lengkapnya.
Rebo Wekasan atau Rabu Wekasan berasal dari bahasa Jawa, yakni Rebo yang berarti hari Rabu dan Wekasan atau Pungkasan yang berarti akhir atau terakhir.
Tradisi yang berkembang di masyarakat Jawa dan Sunda serta beberapa daerah lainnya di Indonesia ini merujuk pada hari Rabu terakhir di bulan Safar dalam penanggalan Hijriah.
Baca Juga: James Nguyen Kerja Apa dan Asal Mana? Ini Profil Suami Gisela Cindy yang Menikah di Kanada
Apa Itu Rebo Wekasan?
Mengutip dari laman resmi Kemenag Jabar, Rebo Wekasan merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut hati Rabu terakhir pada bulan Safar.
Pada hari itu diyakini oleh sebagian umat muslim sebagai hari turunnya berbagai bala atau musibah ke dunia.
"Rabu itu nama hari, sedangkan Wekasan itu pungkasan atau bermakna akhir. Jadi bisa dikatakan Rabu Wekasan itu Rabu terakhir bulan Safar," kata Ustadz M. Mansur, Penyuluh Agama Islam, seperti dikutip dari laman resmi Kemenag Jabar.
Pada hari tersebut, banyak orang melakukan amalan keagamaan untuk berlindung atau menghindari terjadinya hal-hal buruk.
Baca Juga: Naudzubillah, Ini 6 Golongan Penghuni Neraka yang Siksanya Paling Berat
Kapan Rebo Wekasan 2026?
Mengacu pada Kalender Hijriah yang diterbitkan Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag), hari terakhir bulan bulan Safar 1448 H jatuh pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Itu berarti, Rebo Wekasan yang merupakan hari Rabu terakhir bulan Safar 1448 H jatuh pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Masyarakat yang memiliki kepercayaan dan rutin menjalankan tradisi ini setiap tahunnya, maka bisa mengamalkan sejumlah amalan Rebo Wekasan mulai Selasa, 11 Agustus 2026 setelah matahari terbenam.
Baca Juga: Kapan Waktu Terbaik Menikah Menurut Islam? Ini 5 Bulan yang Dianjurkan
Amalan Rabu Wekasan
Mengutip dari laman NU Online Jabar, sejumlah amalan Rebo Wekasan yang selama ini berkembang di masyarakat berasal dari tradisi para ulama dan orang-orang saleh.
Meski demikian, perlu ulama mengingatkan agar pelaksanaan berbagai amalan tersebut tidak didasarkan pada keyakinan bahwa bulan Safar atau hari Rabu terakhir memiliki kekuatan mendatangkan manfaat maupun mudarat dengan sendirinya.
Berikut ini beberapa amalan yang umum dikerjakan pada saat Rebo Wekasan.
- Memperbanyak bacaan doa
- Memperbanyak bacaan istigfar
- Membaca Alquran
- Menulis tujuh ayat salam
- Salat sunnah mutlak
