Profil Revnaldo Ega Siahaan, MC Booth Newport yang Klarifikasi Viral Challenge Surah Ad-Duha di The Sounds Project

Selasa 11 Agu 2026, 20:29 WIB
Suasana booth minuman di festival musik yang menjadi sorotan setelah video challenge hafalan Al-Qur'an berhadiah minuman beralkohol viral di media sosial. (Sumber: Threads/Hilmi Firdausi)
Suasana booth minuman di festival musik yang menjadi sorotan setelah video challenge hafalan Al-Qur'an berhadiah minuman beralkohol viral di media sosial. (Sumber: Threads/Hilmi Firdausi)

POSKOTA.CO.ID - Nama Revnaldo Ega Siahaan mendadak menjadi perhatian publik pada Selasa, 11 Agustus 2026. Bukan karena kiprahnya sebagai pembawa acara, melainkan setelah video challenge hafalan Surah Ad-Duha di booth Newport saat festival musik The Sounds Project viral di berbagai platform media sosial.

Potongan video tersebut memicu perdebatan luas karena memperlihatkan hafalan Al-Qur'an dikaitkan dengan hadiah berupa minuman beralkohol. Sejak video itu beredar, banyak warganet mencari tahu siapa sosok Revnaldo Ega Siahaan karena diketahui bertugas sebagai master of ceremony (MC) di booth Newport saat insiden berlangsung pada Minggu, 9 Agustus 2026.

Di tengah derasnya sorotan publik, Ega akhirnya muncul memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan permintaan maaf melalui akun media sosialnya.

Baca Juga: Salomon XT 6, Rekomendasi Sneaker Bergaya Trail untuk Jalan di Perkotaan

Kronologi Versi Revnaldo Ega Siahaan

Dalam video yang viral, terlihat seorang perempuan berbaju putih berada di tengah keramaian booth dan mengajak pengunjung melafalkan Surah Ad-Duha.

Terdengar ucapan:

"Yang penting balance, yang bisa Ad-Duha gua bayarin satu botol."

Setelah itu, beberapa peserta mencoba melanjutkan hafalan dan disambut sorakan pengunjung di sekitar lokasi.

Banyak warganet kemudian menganggap challenge tersebut merupakan bagian dari aktivitas resmi booth. Namun, Revnaldo Ega Siahaan menjelaskan kronologi yang menurutnya berbeda.

Ia mengatakan kejadian bermula ketika acara memasuki waktu jeda. Pada saat itu, seorang pengunjung mengambil mikrofon dan secara spontan mengucapkan tantangan tersebut.

Ega mengakui dirinya terlambat mengambil kembali mikrofon sehingga situasi berkembang tanpa sempat ia hentikan.


Berita Terkait


News Update