Hambat Penataan, 95 Bangunan di Atas Saluran Phb Karet Tengsin Ditertibkan

Kamis 06 Agu 2026, 20:43 WIB
Petugas gabungan membongkar bangunan semi permanen yang berdiri di atas saluran Phb di Jalan Abdul Jalil, Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (6/8/2026). (Sumber: Istimewa)
Petugas gabungan membongkar bangunan semi permanen yang berdiri di atas saluran Phb di Jalan Abdul Jalil, Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (6/8/2026). (Sumber: Istimewa)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Sebanyak 95 bangunan semi permanen di Jalan Abdul Jalil RW 09, Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, dibongkar petugas gabungan, Kamis, 6 Agustus 2026.

Penertiban dilakukan karena seluruh bangunan berdiri di atas saluran penghubung (Phb) sehingga menghambat rencana penataan dan normalisasi saluran.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Administrasi Jakarta Pusat, Suprayogi, mengatakan bangunan yang ditertibkan menempati area saluran sehingga harus dibongkar agar proses pengurasan dan penataan dapat dilakukan.

"Keberadaan bangunan ini berdiri di atas saluran Phb. Hari ini kami mengerahkan ratusan petugas gabungan untuk melakukan penertiban," ujar Suprayogi di lokasi.

Baca Juga: Anjing Pelacak Dikerahkan Cari Potongan Kaki Korban Mutilasi di Pancoran Mas

Menurutnya, sebelum pembongkaran dilakukan, pemerintah telah tiga kali menyosialisasikan rencana penertiban kepada warga terdampak.

Sosialisasi melibatkan pengurus RT, RW, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), serta Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM). Dalam pertemuan tersebut, warga diberikan penjelasan bahwa bangunan mereka berada di atas saluran dan harus ditertibkan demi kepentingan penataan kawasan.

"Kami sudah memberikan penjelasan bahwa setelah penertiban akan dilakukan penataan sekaligus pengurasan saluran," katanya.

Baca Juga: Polisi Selidiki Temuan 995 Senjata dan Barang Terlarang di Ruangan Sekolah Swasta Jakarta Selatan

Bangunan yang dibongkar terdiri atas tempat tinggal dan lapak usaha milik warga. Sebelum pembongkaran, penghuni diberikan kesempatan membongkar bangunannya secara mandiri. Namun hingga hari pelaksanaan, petugas tetap melakukan pembongkaran terhadap bangunan yang masih berdiri.

"Hari ini kami pastikan seluruh bangunan yang masuk dalam penertiban dibongkar," ucap Suprayogi.


News Update