SD 09 dan 11 Kebayoran Lama Segera Dilebur, Gedung Dibangun Vertikal

Kamis 23 Jul 2026, 14:08 WIB
Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jaksel, Santoso ditemui di SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Kamis, 23 Juli 2026. (Sumber: Poskota/Ali Mansur)
Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jaksel, Santoso ditemui di SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Kamis, 23 Juli 2026. (Sumber: Poskota/Ali Mansur)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta berencana menggabungkan SDN Kebayoran Lama Selatan (KLS) 09 dan SDN KLS 11 menjadi satu bangunan sekolah.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan, Santoso menjelaskan, penggabungan dua sekolah menyusul pembangunan ulang SDN KLS 09 yang roboh pada 2024.

"Sehingga dengan adanya penggabungan, tentunya kita menginginkan tercipta manajemen di tingkat satuan pendidikan bisa lebih efektif dan efisien," kata Santoso di lokasi, Kamis, 23 Juli 2026.

Santoso menjelaskan, gedung baru akan dibangun di lokasi SDN KLS 09 yang roboh. Bangunan tersebut dirancang mengusung konsep vertikal dengan area depan difungsikan sebagai akses masuk dan lapangan, sehingga tersedia lebih banyak ruang terbuka untuk mendukung aktivitas belajar dan kegiatan luar ruangan siswa.

Baca Juga: 11 Ribu Anak di Pandeglang Putus Sekolah, Disdikpora Gandeng Ponpes dan PKBM

"Sehingga konsep bangunannya akan vertikal dan kita punya ruang terbuka lebih luas, juga ruang area untuk berkegiatan siswa-siswi secara outdoor itu juga lebih banyak lagi," ujarnya.

Sementara itu, anggaran penggabungan dua sekolah itu masih dibahas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta.

"Ini nanti akan ada hanya satu sekolah di sini, menjadi satu sekolah, satu manajemen, dan akan dilakukan penggabungan dari SD 9 dan 11," ucapnya.

Kendati beguty, ia memastikan proses pembangunan akan dilakukan dengan tetap memperhatikan kegiatan belajar mengajar yang masih berlangsung di kawasan sekolah. Pengerjaan proyek nantinya akan dimulai dari area belakang dengan pengaturan teknis pelaksanaan agar aktivitas konstruksi tidak mengganggu proses pembelajaran para siswa.

Baca Juga: UIN Jakarta Tegaskan Putusan PTUN Tak Hentikan Integrasi Sekolah

Kepala SDN Kebayoran Lama Selatan 09, Kenhayati Dwi R mengatakan pihak sekolah terus berupaya memastikan kegiatan belajar tetap berjalan meski harus menumpang di SDN KLS 11 sejak bangunan sekolah roboh.

Ia memastikan seluruh siswa tetap difasilitasi untuk belajar dengan menerapkan sistem shift pada siang hingga sore hari agar proses pembelajaran tetap berlangsung.

"Karena kami menumpang. Jadi, sekolahnya bergantian dengan KLS 11. Jadi tidak ada hal-hal yang menghambat. Kami bekerja sama dengan KLS 11. Semua siswa terfasilitasi dengan baik," tuturnya.

Menurut Kenhayati, kegiatan belajar seluruh jenjang kelas berlangsung pukul 13.00-17.00 WIB, sedangkan kegiatan ekstrakurikuler tetap dilaksanakan dengan penyesuaian jadwal. Ia berharap pembangunan sekolah dapat segera terealisasi sehingga seluruh peserta didik dapat kembali belajar di gedung yang lebih aman, nyaman, dan representatif.

"Harapannya semua siswa itu terfasilitasi pembelajarannya dengan baik. Tidak kurang suatu apa pun. Semuanya bisa belajar dengan baik dan prestasinya juga tetap meningkat," tuturnya.


Berita Terkait


News Update