Ketika dibuka, perangkat langsung menampilkan layar berorientasi horizontal sehingga lebih nyaman digunakan untuk menikmati konten multimedia.
Samsung secara khusus membedakan kedua perangkat berdasarkan kebutuhan pengguna. Fold 8 Ultra lebih ditujukan untuk produktivitas, sedangkan Fold 8 lebih fokus pada hiburan.
2. Dimensi dan Bobot Berbeda
Meski memiliki layar yang lebih besar, Galaxy Z Fold 8 Ultra justru hadir dengan bodi yang lebih tipis saat dilipat.
Samsung mengklaim Fold 8 Ultra memiliki ketebalan sekitar 0,8 mm lebih tipis dibandingkan Fold 8 ketika dalam posisi tertutup.
Selain itu, bobot Fold 8 Ultra juga sekitar 24 gram lebih ringan, sehingga memberikan pengalaman penggunaan satu tangan yang lebih nyaman.
3. Ukuran Cover Display Tidak Sama
Perbedaan berikutnya terletak pada layar depan. Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra menggunakan cover display berukuran 6,5 inci Dynamic AMOLED 2X.
Sementara Galaxy Z Fold 8 dibekali layar depan berukuran 5,5 inci dengan teknologi Dynamic AMOLED 2X.
Meski ukuran berbeda, keduanya sama-sama mendukung refresh rate 120Hz, resolusi Full HD+, serta tingkat kecerahan hingga 3.000 nits.
4. Layar Utama Dirancang untuk Kebutuhan Berbeda
Samsung juga membedakan orientasi layar utama kedua perangkat. Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra memiliki layar utama 8 inci yang lebih ideal digunakan untuk multitasking, mengedit dokumen, membuka beberapa aplikasi sekaligus, hingga aktivitas produktivitas lainnya.
Di sisi lain, Galaxy Z Fold 8 menawarkan layar 7,6 inci dengan rasio yang lebih menyerupai televisi sehingga lebih nyaman digunakan untuk menonton film, bermain gim, membaca komik digital, maupun menikmati berbagai konten multimedia.
5. Fold 8 Ultra Mendukung Flex Mode
Galaxy Z Fold 8 Ultra masih mempertahankan fitur Flex Mode, yaitu kemampuan menjalankan aplikasi dalam tampilan terpisah ketika perangkat ditekuk sebagian.
Fitur ini membuat perangkat dapat digunakan layaknya laptop mini.
