Sosok Pengganti Nanik S Deyang Siapa? Ini Petunjuk yang Diungkap Kepala BGN usai Mengundurkan Diri

Rabu 22 Jul 2026, 10:46 WIB
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, resmi mengundurkan diri dari jabatannya. (Sumber: Dok. BGN)
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, resmi mengundurkan diri dari jabatannya. (Sumber: Dok. BGN)

POSKOTA.CO.ID - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, resmi mengundurkan diri dari jabatannya.

Keputusan tersebut menjadi sorotan, karena disampaikan hanya sekitar satu bulan setelah dirinya dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto melantik Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional pada 8 Juni 2026.

Nanik dipercaya memimpin BGN menggantikan Dadan Hindayana yang sebelumnya dicopot dari jabatannya.

Saat itu, Dadan tersangkut dugaan korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kini telah berstatus sebagai tersangka.

Pengangkatan Nanik dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 18/M Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional serta pemberhentian Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Lantas, siapa sosok sebenarnya pengganti Nanik S Deyang yang mengundurkan diri sebagai kepala BGN? Berikut ulasan lengkapnya.

Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini 22 Juli 2026 Berbalik Naik ke Rp2.635.000 per Gram, Saatnya Ambil Untung?

Sosok Pengganti Nanik S Deyang Siapa?

Di tengah kabar pengunduran dirinya, Nanik S Deyang turut memberikan petunjuk mengenai sosok yang diperkirakan akan menggantikan posisinya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional.

Meski belum mengungkap identitas secara rinci, ia menyebut penggantinya sebagai sosok yang memiliki kedekatan dengannya.

"Insyaallah pengganti saya adalah 'adik saya', di mana saya bisa menjewer kalau misalnya terjadi hal-hal yang menyimpang," kata Nanik dalam akun Facebook miliknya seperti dikutip pada Rabu, 22 Juli 2026.

Nanik mengungkapkan bahwa keputusan mundur dari jabatan Kepala BGN berkaitan dengan kondisi kesehatannya.

Ia mengaku telah berpamitan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto sebelum memutuskan menjalani pengobatan di luar negeri.

Baca Juga: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Siapkan Pengamanan di Titik Rawan Begal Bandung Raya

"Dengan berat hati akhirnya saya pamit Bapak presiden untuk melakukan pengobatan di LN untuk jantung saya, rencananya hari ini, Rabu, 22 Juli 2026, saya berangkat," jelasnya.

Menurutnya, keputusan menjalani pengobatan di luar negeri bukan berarti dirinya meragukan kualitas layanan kesehatan di Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk memperoleh pendapat medis tambahan atau second opinion atas kondisi kesehatannya.

"Ini bukan karena tidak percaya dokter yg hebat di Indonesia, tapi untuk second opinion dan kebetulan ada kawan yang merekomendasikan di tempat yang mau saya tuju," tandas dia.


Berita Terkait


News Update