Galaxy S26 juga membawa Call Screening untuk membantu menangani panggilan tidak dikenal, termasuk mendeteksi indikasi spam atau penipuan.
2. Kamera Galaxy S26 Ultra Lebih Terang
Samsung meningkatkan aperture kamera utama 200MP pada Galaxy S26 Ultra menjadi f/1.4, dari sebelumnya f/1.7 pada Galaxy S25 Ultra.
Perubahan ini membuat kamera mampu menangkap lebih banyak cahaya. Dampaknya paling mungkin terasa ketika mengambil foto atau merekam video di kondisi minim cahaya.
Kemampuan Nightography juga diperkuat dengan pemrosesan AI untuk membantu mengurangi noise. Selain itu, terdapat fitur Horizontal Lock yang menjaga orientasi video tetap stabil meski perangkat diputar hingga 360 derajat saat merekam.
3. Privacy Display Jadi Fitur Eksklusif Ultra
Galaxy S26 Ultra mendapatkan fitur Privacy Display. Teknologi ini membuat isi layar lebih sulit dilihat dari sudut samping sehingga memberikan lapisan privasi tambahan ketika ponsel digunakan di tempat umum.
Fitur tersebut menjadi pembeda menarik bagi pengguna yang sering bekerja dengan data pribadi atau informasi sensitif di ruang publik.
Baca Juga: Nicolas Otamendi dan Rodri Terlibat Percakapan Panas Usai Final Piala Dunia 2026, Ini yang Dibahas
Harga Galaxy S26 Series di Indonesia
Di Indonesia, Galaxy S26 dibanderol mulai Rp16.499.000, Galaxy S26 Plus mulai Rp19.499.000, sedangkan Galaxy S26 Ultra dijual mulai Rp24.499.000 hingga Rp31.999.000 untuk varian 16GB/1TB.
Dengan harga yang lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya, keputusan upgrade tentu kembali pada kebutuhan masing-masing pengguna. Pemilik Galaxy S25 yang masih puas dengan performa kamera dan fitur sehari-hari mungkin belum memiliki alasan mendesak untuk berganti perangkat.
Namun, bagi mereka yang menginginkan pengalaman Galaxy AI lebih responsif, kamera low-light yang lebih mumpuni, serta fitur privasi dan bantuan AI yang lebih proaktif, Galaxy S26 Series menawarkan peningkatan yang cukup jelas.
Pada akhirnya, Galaxy S26 bukan sekadar pembaruan spesifikasi tahunan. Samsung tampaknya ingin menjadikan AI sebagai bagian yang lebih menyatu dengan cara pengguna berinteraksi dengan smartphone.
