Nicolas Otamendi dan Rodri Terlibat Percakapan Panas Usai Final Piala Dunia 2026, Ini yang Dibahas

Senin 20 Jul 2026, 19:58 WIB
Nicolas Otamendi dan Rodri terlibat percakapan tegang setelah final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol. (Sumber: Facebook)
Nicolas Otamendi dan Rodri terlibat percakapan tegang setelah final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol. (Sumber: Facebook)

POSKOTA.CO.ID - Final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol menyisakan satu momen yang ikut mencuri perhatian setelah pertandingan berakhir. Bukan hanya karena Spanyol berhasil mengangkat trofi, tetapi juga percakapan tegang antara Nicolas Otamendi dan Rodri yang terjadi di tengah lapangan.

Spanyol memastikan kemenangan 1-0 atas Argentina lewat gol Ferran Torres pada babak extra time. Namun, ketika pertandingan selesai, suasana justru sempat memanas. Otamendi terlihat berbicara dengan Rodri menggunakan nada yang cukup keras.

Mikel Oyarzabal bahkan terlihat berada di antara keduanya. Gestur tersebut membuat banyak orang bertanya-tanya mengenai apa yang sebenarnya terjadi.

Jika melihat latar belakang keduanya, pertemuan ini sebenarnya cukup menarik. Otamendi dan Rodri bukan dua pemain yang sama sekali asing. Mereka pernah menjadi rekan satu tim di Manchester City, meskipun kini berdiri di kubu yang berbeda.

Baca Juga: Lamine Yamal Beragama Islam? Ini Latar Belakang Keluarga dan Perjalanan Kariernya

Otamendi dan Rodri Pernah Bermain Bersama di Manchester City

Nicolas Otamendi memperkuat Manchester City sejak 2015 hingga 2020. Sementara itu, Rodri bergabung dengan klub tersebut pada 2019 setelah meninggalkan Atletico Madrid.

Artinya, keduanya sempat berada dalam skuad Manchester City pada musim 2019/2020. Kebersamaan itu memang tidak berlangsung lama karena Otamendi kemudian meninggalkan Inggris dan melanjutkan kariernya bersama Benfica.

Meski begitu, pengalaman sebagai mantan rekan setim membuat pertemuan mereka di final Piala Dunia 2026 terasa lebih personal. Kali ini, keduanya tidak bermain untuk klub yang sama, bahkan harus berhadapan dalam pertandingan terbesar di level internasional.

Apa yang Dibicarakan Otamendi dan Rodri?

Berdasarkan rekaman siaran yang beredar dan kemudian diberitakan sejumlah media, percakapan keduanya diduga berkaitan dengan isu perwasitan yang sempat menjadi pembahasan menjelang final.

Otamendi terdengar menyinggung Rodri dan Aymeric Laporte. Bek Argentina itu tampaknya tidak senang dengan komentar mengenai keputusan wasit yang sebelumnya disampaikan dari kubu Spanyol.

Dalam percakapan tersebut, Otamendi terdengar berkata:

“Mulai bicara lebih sedikit, bodoh. Kalian menangis sepanjang pekan. Kamu dan Laporte, kalian berdua.”

Rodri kemudian berusaha merespons dan menegaskan bahwa dirinya tetap menghormati Otamendi. Ia juga tampak meminta penjelasan mengenai ucapan yang dimaksud.

Situasi tersebut semakin menarik perhatian karena percakapan berlangsung tidak lama setelah Spanyol memastikan kemenangan. Oyarzabal pun sempat menjadi penengah ketika suasana terlihat mulai memanas.

Baca Juga: Final Piala Dunia 2026 Memanas, Ini Kronologi Keributan Rodri dan Nahuel Molina

3 Hal yang Perlu Dipahami dari Perselisihan Otamendi dan Rodri

  • Keduanya pernah satu klub.
  • Otamendi dan Rodri sama-sama pernah menjadi bagian dari Manchester City pada musim 2019/2020.
  • Isu wasit diduga menjadi pemicu.

Percakapan mereka diyakini berkaitan dengan komentar soal keputusan wasit dan pernyataan Aymeric Laporte sebelum pertandingan.

Percakapan tersebut tertangkap dalam siaran pertandingan, bukan berasal dari wawancara resmi. Karena itu, isi dan konteksnya sebaiknya tidak langsung ditafsirkan sebagai konflik pribadi yang lebih besar.

Pertemuan Nicolas Otamendi dan Rodri setelah final Piala Dunia 2026 menjadi salah satu momen yang memperlihatkan betapa panasnya atmosfer pertandingan. Keduanya memang pernah menjadi rekan satu tim di Manchester City, tetapi kali ini berada di sisi yang berlawanan.

Apakah percakapan tersebut benar-benar menunjukkan perseteruan pribadi? Belum ada indikasi kuat ke arah sana. Yang terlihat, tensi pertandingan dan isu perwasitan membuat emosi keduanya terbawa hingga peluit akhir. Pada akhirnya, Spanyol keluar sebagai juara setelah gol Ferran Torres memastikan kemenangan 1-0 atas Argentina.


Berita Terkait


News Update