POSKOTA.CO.ID - Sebagian besar orang menghabiskan ulang tahun bersama keluarga atau sahabat. Namun, bagi Lamine Yamal, momen ulang tahunnya kali ini hadir di tengah panggung terbesar sepak bola dunia.
Pemain muda andalan Timnas Spanyol itu genap berusia 19 tahun sehari sebelum menghadapi Prancis pada laga semifinal Piala Dunia FIFA 2026. Alih-alih pesta sederhana, Yamal berpeluang merayakan hari spesialnya dengan hadiah yang jauh lebih berkesan, yakni membawa La Furia Roja melangkah ke partai final.
Harapan tersebut tidak hanya datang dari para suporter, tetapi juga dari rekan-rekan setimnya. Mereka percaya pertandingan melawan Les Bleus bisa menjadi panggung bagi Yamal untuk kembali menunjukkan kualitasnya, meski kontribusinya selama turnamen tak selalu tercermin dari jumlah gol.
Baca Juga: Ratusan Bayi di Peru Bernama Haaland, Efek Piala Dunia 2026
Rekan Setim Nilai Peran Yamal Jauh Lebih Besar dari Statistik
Melansir dari FIFA, bek Spanyol Pedro Porro menjadi salah satu pemain yang lebih dulu memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada Yamal.
"Pertama-tama, saya ingin mengucapkan selamat ulang tahun kepadanya hari ini. Besok kami akan memberinya apa pun yang dia butuhkan," kata Porro.
Ia menegaskan seluruh pemain akan berada di belakang Yamal dan saling mendukung demi satu tujuan, yakni membawa Spanyol lolos ke final.
Porro juga menilai banyak orang hanya melihat produktivitas gol seorang pemain. Padahal, menurutnya, kontribusi Yamal selama Piala Dunia 2026 jauh melampaui catatan statistik.
"Lamine tampil luar biasa, baik saat menyerang maupun bertahan. Dia adalah pemain yang paling banyak merebut kembali bola. Itu menunjukkan betapa besarnya kontribusinya untuk tim," ujar Porro.
Meski baru mencetak satu gol di turnamen ini, peran Yamal dalam membangun serangan, membantu pertahanan, hingga membuka ruang bagi rekan-rekannya dinilai menjadi faktor penting di balik laju Spanyol menuju semifinal.
Alex Baena: Kontribusi Yamal Tidak Selalu Terlihat di Angka
Pandangan serupa juga disampaikan gelandang serang Alex Baena. Menurutnya, publik sering kali terlalu fokus pada jumlah gol yang dicetak pemain muda Barcelona tersebut.
