POSKOTA.CO.ID - Selama beberapa tahun terakhir, fitur kecerdasan buatan (AI) identik dengan smartphone kelas premium. Namun, tren tersebut mulai bergeser. Produsen kini berlomba menghadirkan teknologi AI ke perangkat yang lebih terjangkau agar bisa dinikmati lebih banyak pengguna.
Realme menjadi salah satu merek yang mengikuti arah tersebut melalui peluncuran Realme C85 dan Realme C85 Pro di Indonesia. Keduanya menyasar segmen entry-level hingga menengah dengan membawa kombinasi fitur AI, baterai berkapasitas besar, serta daya tahan bodi yang menjadi nilai jual utama.
Menariknya, Realme mengklaim kedua perangkat ini sebagai smartphone pertama di dunia yang mengusung rating ketahanan IP69 Pro, sebuah sertifikasi yang menggabungkan empat standar perlindungan terhadap air dan debu sekaligus.
Realme C85 Series dirancang untuk menghadirkan pengalaman AI yang lebih mudah dijangkau tanpa mengorbankan daya tahan maupun performa.
Baca Juga: Jaksa Agung Bantah Rivalitas dengan Kapolri di Tengah Kasus Febrie: Kami Ini Match
Ketahanan Jadi Nilai Pembeda
Salah satu aspek yang paling menonjol dari Realme C85 Series adalah sektor durabilitas. Kedua ponsel telah mengantongi kombinasi sertifikasi IP66, IP68, IP69, dan IP69K, yang oleh Realme disebut sebagai IP69 Pro.
Perlindungan tersebut memungkinkan perangkat tahan terhadap debu, semburan air bertekanan tinggi, perendaman, hingga paparan berbagai jenis cairan dengan suhu tinggi.
Tak hanya itu, bodinya juga telah lolos standar militer MIL-STD-810H, sehingga lebih siap menghadapi benturan maupun guncangan dalam penggunaan sehari-hari.
Bagi pengguna yang sering beraktivitas di luar ruangan, ketahanan semacam ini menjadi nilai tambah yang jarang ditemui di kelas harga Rp2 jutaan hingga Rp3 jutaan.
Layar Lebih Mulus, Kamera Dibantu AI
Meski berada di kelas menengah, Realme tetap memberikan perbedaan yang cukup jelas pada kedua model.
Realme C85 menggunakan layar IPS LCD 6,8 inci dengan refresh rate 144Hz dan tingkat kecerahan hingga 1.200 nits.
