Wasit Argentina Pimpin Prancis vs Maroko, Mengapa Penunjukan FIFA Jadi Sorotan?

Kamis 09 Jul 2026, 21:20 WIB
Wasit Prancis vs Maroko (Sumber: X)
Wasit Prancis vs Maroko (Sumber: X)

POSKOTA.CO.ID - Babak perempat final Piala Dunia 2026 langsung menghadirkan sorotan bahkan sebelum peluit kick-off dibunyikan. Pertandingan antara Prancis dan Maroko di Stadion Boston pada Jumat (10/7) bukan hanya menarik karena mempertemukan dua tim kuat, tetapi juga karena keputusan FIFA menunjuk seluruh perangkat wasit yang berasal dari Argentina.

Di tengah tensi tinggi fase gugur, keputusan tersebut memicu perdebatan di kalangan pencinta sepak bola. Sebagian mempertanyakan netralitas penunjukan itu, sementara yang lain menilai kontroversi tersebut terlalu dibesar-besarkan karena kualitas seorang wasit seharusnya tidak ditentukan oleh kewarganegaraannya.

Meski demikian, kubu Timnas Prancis memilih bersikap tenang. Fokus mereka tetap tertuju pada Maroko, bukan kepada siapa yang akan memimpin jalannya pertandingan.

Baca Juga: 8 HP Gaming Murah Terbaik 2026, Performa Kencang Mulai Rp4 Jutaan untuk Main PUBG hingga Genshin Impact

FIFA Tunjuk Seluruh Tim Wasit dari Argentina

FIFA resmi mempercayakan laga Prancis kontra Maroko kepada Facundo Tello sebagai wasit utama. Ia akan didampingi Juan Pablo Belatti dan Gabriel Chade sebagai hakim garis, sementara Dario Herrera bertugas sebagai wasit keempat dan Cristian Navarro menjadi wasit cadangan.

Yang membuat keputusan ini menjadi perhatian adalah seluruh perangkat pertandingan berasal dari Argentina.

Situasi tersebut cukup berbeda dibanding mayoritas pertandingan di Piala Dunia 2026, di mana FIFA biasanya mengombinasikan perangkat wasit dari beberapa negara untuk menjaga keseimbangan dan menghindari persepsi konflik kepentingan.

Bukan berarti ada bukti bahwa pertandingan akan dipimpin secara tidak adil. Namun dalam turnamen sebesar Piala Dunia, persepsi publik sering kali menjadi bagian yang tidak bisa diabaikan.

Rivalitas Prancis dan Argentina Kembali Jadi Pembahasan

Reaksi publik muncul karena hubungan sepak bola antara Prancis dan Argentina memiliki sejarah panjang, terutama setelah beberapa pertemuan penting dalam ajang Piala Dunia.

Perdebatan semakin ramai karena sebelumnya keputusan wasit Francois Letexier saat memimpin pertandingan Argentina melawan Mesir juga menuai kritik dari kubu Mesir. Di sisi lain, publik masih memperbincangkan keputusan mengenai penangguhan kartu merah penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, yang membuatnya tetap bisa tampil menghadapi Belgia.

Dua peristiwa tersebut membuat kepercayaan sebagian penggemar terhadap kepemimpinan wasit FIFA sedang berada dalam sorotan.

Reaksi Penggemar Terbelah

Penunjukan seluruh perangkat wasit dari Argentina memunculkan berbagai pendapat di media sosial dan forum sepak bola.

Beberapa di antaranya meliputi:

  • Sebagian penggemar mempertanyakan alasan FIFA menunjuk seluruh perangkat wasit dari negara yang sama.
  • Ada yang mengaitkan keputusan tersebut dengan rivalitas Prancis dan Argentina dalam beberapa tahun terakhir.
  • Sebagian lainnya menilai tudingan tersebut terlalu dini karena belum ada pertandingan yang dimainkan.
  • Tidak sedikit pula yang mengingatkan bahwa laga Argentina melawan Mesir sebelumnya justru dipimpin wasit asal Prancis dan Argentina tetap mampu meraih kemenangan.

Perbedaan pandangan itu menunjukkan bahwa setiap keputusan yang diambil FIFA pada fase gugur Piala Dunia selalu mendapat perhatian besar dari publik.

Didier Deschamps Pilih Fokus Hadapi Maroko

Di tengah ramainya perdebatan, kubu Prancis justru mengambil sikap yang berbeda. Pelatih Didier Deschamps menegaskan bahwa timnya tidak ingin menjadikan wasit sebagai bahan pembahasan utama.

"Saya menganggap lawan kami adalah Maroko. Saya tidak akan menganggap wasit sebagai lawan. Malah sebaliknya. Dia ada di sana untuk memastikan bahwa aturan permainan diterapkan seadil mungkin," ujar Didier Deschamps.

Bek Prancis, Dayot Upamecano, juga menyampaikan pandangan serupa.

"Saya tidak akan memusatkan perhatian pada siapa wasitnya nanti. Kami tidak pernah melakukan hal itu sebelumnya, kami akan fokus pada Maroko."

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Les Bleus berusaha menjaga konsentrasi mereka tetap berada di dalam lapangan.

Baca Juga: Berapa Harta Kekayaan Febrie Adriansyah? Naik Rp11,9 Miliar Sejak Menjabat Jampidsus

Prancis Ingin Buktikan Kualitas di Atas Lapangan

Prancis datang ke perempat final dengan modal positif setelah melewati pertandingan sengit menghadapi Paraguay pada babak 16 besar. Laga itu berlangsung keras, tetapi Les Bleus mampu mempertahankan ketenangan hingga memastikan tiket ke delapan besar.

Kini tantangan berikutnya adalah Maroko, salah satu tim yang dikenal memiliki organisasi permainan disiplin dan semangat juang tinggi.

Terlepas dari kontroversi mengenai penunjukan wasit, pertandingan ini pada akhirnya akan ditentukan oleh performa kedua tim selama 90 menit di lapangan. Prancis memilih mengesampingkan polemik dan berusaha membuktikan kualitasnya lewat permainan, bukan melalui perdebatan di luar pertandingan.

Kontroversi penunjukan seluruh perangkat wasit asal Argentina memang menjadi salah satu cerita yang mengiringi duel Prancis melawan Maroko di perempat final Piala Dunia 2026. Namun hingga pertandingan dimulai, semua anggapan tersebut masih sebatas persepsi publik.

Sikap yang ditunjukkan Didier Deschamps dan para pemain Prancis memberi gambaran bahwa fokus utama mereka tetap mengejar tiket ke semifinal. Pada akhirnya, hasil pertandingan akan lebih banyak ditentukan oleh performa di lapangan daripada kontroversi yang berkembang di luar garis pertandingan.


Berita Terkait


News Update