POSKOTA.CO.ID - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat layanan perbankan digital dengan menyediakan mekanisme reaktivasi Mobile Token bagi nasabah pengguna BNIdirect cash dan BNIdirect bisnis.
Layanan ini disiapkan untuk menjaga keamanan sekaligus kenyamanan nasabah dalam melakukan transaksi digital.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, Mobile Token merupakan salah satu fitur penting dalam layanan BNIdirect karena berfungsi sebagai lapisan keamanan tambahan dalam proses otorisasi transaksi.
Karena itu, BNI memastikan nasabah dapat memperoleh dukungan layanan apabila mengalami kendala pada Mobile Token.
Baca Juga: BNI Dorong Digitalisasi Kawasan Industri untuk Perkuat Investasi
"BNI terus berupaya menghadirkan layanan yang memberikan rasa aman dan kemudahan bagi nasabah. Apabila terdapat kebutuhan reaktivasi Mobile Token, nasabah dapat memanfaatkan kanal resmi BNI agar proses dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Okki dalam keterangan tertulis.
BNI menjelaskan, reaktivasi Mobile Token dapat dilakukan apabila nasabah mengalami sejumlah kendala, seperti aplikasi Mobile Token terhapus, terkunci, mengirimkan pesan kesalahan atau error message, maupun terblokir.
Kebutuhan reaktivasi juga dapat muncul karena pergantian perangkat, lupa PIN, atau kondisi teknis lainnya.
Untuk mendapatkan layanan reaktivasi, nasabah dapat menghubungi Relationship Manager (RM), kantor cabang BNI, atau kanal layanan resmi BNI. Setelah itu, nasabah akan diarahkan untuk mengisi formulir layanan BNIdirect sebagai bagian dari proses administrasi dan verifikasi.
Baca Juga: 8 Dekade BNI Tumbuh bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara
Setelah proses administrasi dan verifikasi selesai, BNI akan memberikan informasi lanjutan terkait aktivasi kembali Mobile Token sesuai mekanisme yang berlaku. Proses ini dilakukan untuk memastikan keamanan akses dan otorisasi transaksi nasabah tetap terjaga.
Okki menambahkan, keamanan transaksi digital menjadi prioritas BNI seiring meningkatnya kebutuhan nasabah terhadap layanan perbankan berbasis digital. Perseroan juga mengimbau nasabah untuk menjaga kerahasiaan informasi akses, termasuk PIN maupun kode token, serta tidak membagikan data tersebut kepada pihak mana pun.
"Keamanan dan kenyamanan transaksi digital menjadi prioritas BNI. Kami mengajak nasabah untuk terus memanfaatkan kanal resmi BNI agar setiap kebutuhan layanan dapat memperoleh penanganan yang tepat," kata Okki.
BNI menyatakan akan terus menghadirkan layanan perbankan digital yang responsif dan terpercaya, sejalan dengan komitmen Melayani Sepenuh Hati.
Baca Juga: BNI Perkuat Budaya Layanan lewat CX100 Danantara
Dukungan berbagai kanal layanan diharapkan dapat memudahkan nasabah memperoleh bantuan secara tepat dan sesuai ketentuan.
Untuk informasi lebih lanjut terkait reaktivasi Mobile Token maupun layanan BNIdirect lainnya, nasabah dapat menghubungi BNI Call 1500046, Service Action Team (SAT) di 021-29946046, atau layanan WhatsApp SAT di nomor 0858 5000 1946. Informasi lebih lanjut mengenai layanan BNI dapat diakses melalui www.bni.co.id.
Melalui kemudahan reaktivasi Mobile Token dan penguatan kanal resmi layanan, BNI menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan transaksi digital nasabah sekaligus menghadirkan pengalaman perbankan yang aman, nyaman, dan terpercaya.
