(kiri-kanan) Direktur Keuangan Hugofeber Parluhutan, Direktur Utama Khufran Hakim Noor, dan Direktur Operasional Bambang Eko Prabowo saat menggelar paparan publik tahunan PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA). (Sumber: Istimewa)

EKONOMI

GRIA Tegaskan Komitmen Dukung Program 3 Juta Rumah, Fokus Sediakan Hunian Berkualitas untuk MBR

POSKOTA.CO.ID – PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) menegaskan komitmennya untuk mendukung program pembangunan nasional, khususnya program 3 Juta Rumah yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Public Expose tahunan yang digelar di Grand Zuri BSD City, Tangerang Selatan, Selasa, 30 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari pemenuhan Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-E mengenai kewajiban penyampaian informasi kepada publik.

Pihaknya percaya bahwa keterlibatan aktif sektor swasta, termasuk pengembang properti, merupakan elemen penting dalam merealisasikan target penyediaan hunian layak bagi masyarakat Indonesia.

Selain itu, komitmen berkelanjutan GRIA dalam rangka memperkuat fundamental perseroan di bidang pemenuhan kebutuhan perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Baca Juga: Mendagri dan Menteri PKP Teken SKB Percepatan Program 3 Juta Rumah, Permudah Akses MBR Dapat Hunian

Direktur Utama PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk, Khufran Hakim Noor menjelaskan bahwa komitmen berkelanjutan GRIA tersebut diimplementasikan dalam bentuk peningkatan aspek kualitas bangunan, pengembangan kawasan yang ramah lingkungan, serta penguatan tata kelola perusahaan yang baik.

GRIA juga memastikan seluruh proyek perumahannya kini mengusung konsep rumah pintar (smart home). Konsep ini diwujudkan melalui penyediaan jaringan internet (ISP), air bersih, dan listrik yang terintegrasi sejak awal perencanaan. Hal ini disiapkan untuk mendukung produktivitas penghuni yang ingin bekerja atau belajar dari rumah.

"Pengalaman kami selama 13–14 tahun di bidang ini membuktikan bahwa 99,9 persen proyek kami bebas banjir dan tidak pernah kekurangan air," ujar Khurfan.

Soroti soal daya beli masyarakat, Khufran menjelaskan bahwa sektor rumah subsidi saat ini sangat diuntungkan oleh berbagai stimulus pemerintah, mulai dari subsidi pusat, daerah, BP Tapera, hingga skema Asabri untuk TNI/Polri.

Baca Juga: Dukung Program 3 Juta Rumah, Mendagri-Menteri PKP Segera Revisi Definisi MBR dan Hapus Hambatan Domisili

Terlebih, harga rumah subsidi dinilai stabil dan belum mengalami kenaikan signifikan. Ia pun mengimbau para kepala keluarga muda, khususnya yang telah berusia di atas 21 tahun, untuk memanfaatkan kuota rumah subsidi yang melimpah dalam program pemerintah.

"Pesan saya untuk kepala keluarga yang belum memiliki rumah, belilah rumah subsidi sebagai rumah pertama. Bunganya flat hanya 5 persen hingga 20–30 tahun. Ini adalah langkah terbaik untuk melawan inflasi karena nilai aset rumah akan terus naik, berbeda dengan kendaraan yang nilainya menyusut. Belilah rumah subsidi, dan belilah di Ingria," ujarnya.

Kinerja Keuangan GRIA

Direktur Keuangan GRIA, Hugofeber Parluhutan mengatakan sepanjang tahun 2025, GRIA mencatatkan pertumbuhan bisnis yang positif sekaligus menandai penguatan kinerja keuangan perseroan.

Hingga Desember 2025, GRIA berhasil meningkatkan laba bersih sebesar 32,21 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 5,79 miliar. Sementara laba bersih yang berhasil dicatat untuk Tahun Buku 2025 adalah sebesar Rp7,65 miliar.

Baca Juga: Percepat Program Perumahan Rakyat, Mendagri Dukung Penuh Implementasi Nol Persen BPHTB dan PBG bagi MBR

Menurut Hugo, kenaikan pendapatan dan laba bersih ini didorong dari kebehasilan perusahaan dalam melakukan efisiensi serta kenaikan penjualan unit perumahan yang dikembangkan oleh GRIA.

"Hal ini menunjukkan kinerja keuangan Perseroan yang menguat dan stabil dengan mencatatkan penjualan sebesar Rp69,06 miliar dari tahun sebelumnya Rp65,02 miliar di tahun 2024," ucap Hugo.

Tags:
Prabowo Subiantoprogram 3 Juta RumahGRIA

Tim Poskota

Reporter

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Editor