POSKOTA.CO.ID - Pernah merasa ngilu saat minum es, menikmati kopi panas, atau sikat gigi? Jika iya, Anda mungkin sedang menderita gigi sensitif.
Kondisi ini sering dianggap sepele, padahal jika dibiarkan, rasa ngilu yang muncul bisa semakin sering dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun, penyebab gigi sensitif tidak selalu berasal dari masalah kesehatan gigi yang serius.
Dalam banyak kasus, ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari justru membuat gigi sensitif semakin parah. Apa saja itu?
5 Kebiasaan Sepele Bisa Perparah Gigi Sensitif
Ada beberapa kebiasaan berbahaya yang mungkin tanpa Anda sadari justri membuat gigi semakin sensitif, yakni:
Baca Juga: Percayakan Dokter Gigi Anak di Damessa untuk Hasil Terbaik Bagi si Kecil
- Sikat Gigi Terlalu Keras
Banyak orang mengira menyikat gigi dengan tekanan kuat akan membuat gigi lebih bersih. Faktanya, kebiasaan ini justru dapat mengikis lapisan enamel atau email gigi.
Ketika enamel menipis, dentin menjadi lebih terbuka dan risiko gigi sensitif meningkat. Oleh karena itu, gunakan sikat gigi berbulu lembut dan sikat gigi dengan gerakan perlahan serta teratur.
- Terlalu Sering Konsumsi Makanan dan Minuman Asam
Minuman bersoda, kopi, teh, jus jeruk, hingga makanan bercuka memang lezat. Hanya saja, kandungan asam di dalamnya akan mempercepat erosi enamel gigi. Jika Anda sering mengonsumsi makanan atau minuman asam tanpa diimbangi perawatan gigi yang tepat, kemungkinan mengalami gigi sensitif akan semakin besar.
Tipsnya, minumlah air putih setelah mengonsumsi makanan atau minuman asam untuk membantu menetralkan kondisi mulut.
Baca Juga: Hukum Sikat Gigi Saat Puasa Ramadhan, Makruh atau Membatalkan?
- Kebiasaan Gertakan Gigi
Sebagian orang memiliki kebiasaan menggertakkan atau menggemeretakkan gigi saat tidur, yang dikenal dengan istilah bruxism. Enamel akan rusak karena terkikis karena Anda memiliki kebiasaan ini.
Akibatnya, lapisan pelindung gigi menjadi lebih tipis dan saraf gigi lebih mudah menerima rangsangan yang memicu rasa ngilu.
- Jarang Periksa Gigi ke Dokter
Pemeriksaan gigi secara rutin masih sering diabaikan. Padahal, masalah seperti gusi turun, gigi berlubang, atau retakan kecil pada gigi bisa menjadi penyebab utama gigi sensitif.
Dengan pemeriksaan rutin setiap enam bulan sekali, berbagai masalah gigi dapat dideteksi lebih awal sebelum menjadi lebih serius.
- Gunakan Pasta Gigi yang Kurang Tepat
Tidak semua pasta gigi dirancang untuk mengatasi masalah gigi sensitif. Jika Anda sudah mengalami sensitivitas tetapi tetap menggunakan pasta gigi biasa, rasa ngilu mungkin akan terus berulang. Pasta gigi khusus gigi sensitif umumnya diformulasikan untuk membantu melindungi saraf gigi dan mengurangi rasa ngilu akibat rangsangan dari luar.
Cara Atasi Gigi Sensitif agar Tidak Semakin Parah
Jika Anda mulai merasakan gejala gigi sensitif, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan dengan cara:
- Gunakan sikat gigi berbulu lembut.
- Hindari menyikat gigi terlalu keras.
- Hindari makanan dan minuman yang terlalu asam.
- Jaga kebersihan gigi dan mulut secara rutin.
- Wajib cek gigi ke dokter gigi.
- Gunakan pasta gigi yang diformulasikan khusus untuk gigi sensitif.
Perubahan kecil dalam kebiasaan sehari-hari dapat memberikan dampak besar dalam menjaga kesehatan gigi dan mengurangi rasa ngilu yang mengganggu.
Banyak orang baru mencari solusi ketika rasa ngilu sudah semakin sering muncul. Padahal, semakin cepat ditangani, semakin besar peluang untuk mencegah kondisi gigi sensitif menjadi lebih parah.
Untuk itu, cara termudah yang bisa Anda lakukan adalah dengan menggunakan Pepsodent Sensitive Expert yang bagus untuk gigi sensitif. Formula khususnya dirancang untuk membantu memberikan perlindungan pada area sensitif dan membantu meredakan rasa ngilu saat digunakan secara teratur.
Jika Anda mulai merasakan ngilu di gigi saat menikmati makanan atau minuman favorit, jangan abaikan lagi. Mulailah memperbaiki kebiasaan sehari-hari salah satunya gunakan Pepsodent Sensitive Expert setiap kali menyikat gigi.
