JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Pedagang elektronik di Pasar Glodok, Jakarta Barat, tengah menghadapi masa sulit. Kawasan yang selama puluhan tahun dikenal sebagai sentra elektronik terbesar di ibu kota itu kini mengalami penurunan aktivitas perdagangan seiring berkurangnya jumlah pembeli yang datang langsung ke lokasi.
Kondisi tersebut berdampak pada omzet para pedagang yang terus menyusut dalam beberapa waktu terakhir. Berbagai faktor disebut menjadi penyebab lesunya penjualan, mulai dari pelemahan nilai tukar rupiah hingga pergeseran perilaku konsumen ke platform belanja online.
Ekonom Esther Sri Astuti mengatakan, salah satu faktor utama yang menekan perdagangan elektronik di Glodok adalah melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).
Menurutnya, sebagian besar produk maupun komponen elektronik yang dijual masih bergantung pada impor dan menggunakan mata uang dolar AS dalam proses transaksinya.
Baca Juga: Omzet Anjlok, Pedagang Elektronik Pasar Glodok Terhimpit Persaingan Online
“Mayoritas barang atau komponen elektronik di Glodok masih bergantung pada barang impor yang bertransaksi menggunakan dolar AS. Kondisi ini memicu kenaikan harga jual di tingkat pedagang,” ujar Esther, Minggu (7/6/2026).
Kenaikan harga tersebut membuat daya beli masyarakat semakin tertekan. Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, konsumen cenderung lebih selektif dalam membelanjakan uangnya dan menunda pembelian barang yang tidak bersifat mendesak.
Selain itu, harga sejumlah komponen elektronik seperti SSD, RAM, hingga perangkat CCTV juga mengalami kenaikan. Situasi ini membuat sebagian calon pembeli memilih menunggu atau mencari alternatif yang lebih murah.
Di sisi lain, perubahan pola konsumsi masyarakat menjadi tantangan besar bagi pedagang konvensional. Saat ini, banyak konsumen lebih memilih berbelanja melalui platform e-commerce karena dianggap lebih praktis, cepat, dan menawarkan harga yang lebih kompetitif.
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Hari Ini 8 Juni 2026 Stabil di Awal Pekan, Paling Murah Rp450.000 per Gram
“Belanja online memberikan kemudahan bagi konsumen karena mereka dapat langsung membeli tanpa harus datang ke Glodok,” kata Esther.
