BNI dan PBSI Perkuat Pembinaan Atlet Muda, Indonesia Open Jadi Ajang Bangun Mental Juara

Kamis 04 Jun 2026, 13:23 WIB
Pasangan ganda putra Devin Artha Wahyudi/Ali Faathir Rayhan saat bertanding di Indonesia Open 2026. (Sumber: BNI)

Pasangan ganda putra Devin Artha Wahyudi/Ali Faathir Rayhan saat bertanding di Indonesia Open 2026. (Sumber: BNI)

POSKOTA.CO.ID - Indonesia Open 2026 tidak hanya menjadi ajang bulu tangkis bergengsi kelas dunia, tetapi juga menjadi panggung penting bagi proses regenerasi atlet nasional. Turnamen level Badminton World Federation (BWF) Super 1000 tersebut memberikan kesempatan berharga bagi para atlet muda Indonesia untuk mengasah kemampuan, memperkaya pengalaman bertanding, serta membangun mental juara saat berhadapan dengan pemain-pemain terbaik dunia.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi berkelanjutan antara Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI dalam mendukung pembinaan dan pengembangan talenta muda bulu tangkis Indonesia. Dukungan tersebut membuka ruang bagi atlet-atlet potensial untuk berkembang dan mempersiapkan diri menjadi penerus tradisi prestasi bulu tangkis nasional di tingkat global.

Salah satu talenta yang mendapat kesempatan berharga tersebut adalah pasangan ganda putra Devin Artha Wahyudi/Ali Faathir Rayhan. Kehadiran mereka di Indonesia Open 2026 menjadi bagian dari proses pembinaan jangka panjang untuk memperkuat daya saing atlet muda Indonesia di level internasional.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan bahwa kesempatan tampil di turnamen sekelas Indonesia Open merupakan bagian penting dalam perjalanan atlet menuju level tertinggi. Menurutnya, pengalaman menghadapi pemain-pemain elite dunia akan menjadi bekal berharga dalam membentuk karakter, mental bertanding, serta kualitas permainan atlet muda Indonesia.

Baca Juga: BNI Dukung Atlet Garuda Lanjutkan Momentum Prestasi di Indonesia Open 2026

“Sebagai bank nasional yang konsisten mendukung kemajuan olahraga Indonesia, BNI meyakini bahwa pengalaman bertanding di level tertinggi merupakan investasi penting dalam proses pembentukan atlet berkelas dunia. Kesempatan tersebut akan membantu atlet muda meningkatkan kepercayaan diri, memperkaya jam terbang internasional, serta memperkuat daya saing mereka di kancah global,” ujar Okki.

Sejak dipasangkan di Pelatnas, Devin/Faathir menunjukkan perkembangan yang menjanjikan. Keduanya berhasil meraih gelar juara Toyota Thailand International Challenge 2025 dan Odisha Masters 2025 di India. Selain itu, mereka juga menembus babak semifinal pada wondr by BNI Indonesia International Challenge I 2025, wondr by BNI Indonesia Masters II 2025, serta Astana International Challenge 2025 di Kazakhstan.

Rangkaian prestasi tersebut menjadi indikator positif bahwa proses pembinaan atlet muda Indonesia berjalan di jalur yang tepat. Dengan dukungan yang berkelanjutan, para atlet muda memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi kekuatan baru bulu tangkis Indonesia di masa depan.

“Prestasi yang diraih Devin dan Faathir menunjukkan bahwa Indonesia tidak pernah kekurangan talenta. Yang dibutuhkan adalah kesempatan untuk berkembang, pengalaman bertanding yang memadai, serta dukungan yang konsisten dari seluruh ekosistem olahraga. Kami optimistis semakin banyak atlet muda Indonesia yang mampu mengikuti jejak para pendahulunya dan mengharumkan nama bangsa di panggung dunia,” tambah Okki.

Baca Juga: BNI Antar Semangat Regenerasi PBSI ke Panggung Dunia, Fajar/Fikri dan Alwi Ukir Sejarah

Sebagai mitra strategis PBSI, BNI terus berkomitmen mendukung pembinaan atlet secara berkelanjutan, mulai dari pengembangan talenta usia muda hingga penguatan ekosistem kompetisi nasional dan internasional. Dukungan tersebut merupakan bagian dari kontribusi BNI dalam membangun sumber daya manusia unggul sekaligus menjaga tradisi prestasi olahraga Indonesia.


Berita Terkait


News Update