POSKOTA.CO.ID - Umat Islam di seluruh dunia melaksanakan salat Idul Adha 1447 Hijriah pada tanggal 10 Dzulhijjah yang bertepatan pada Rabu, 27 Mei 2026.
Berdasarkan ketetapan Kementerian Agama (Kemenag) RI melalui sidang isbat yang digelar pada 17 Mei 2026 lalu, diputuskan bahwa 1 Dzulhijjah 1447 H jatuh pada Senin, 18 Mei 2026 yang berarti 10 Dzulhijjah 1447 H atau Hari Raya Idul Adha pada tahun ini jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Mengutip dari laman resmi NU Online, salat Idul Adha hukumnya sunnah muakkad atau sunah yang sangat dianjurkan. Tata cara pelaksanaan salat Idul Adha perlu diketahui oleh umat Islam agar ibadah yang dijalani sesuai dengan syariat.
Baca Juga: 50 Ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H yang Cocok untuk Caption Instagram
Salah satu hal yang perlu diperhatikan sebelum salat Idul Adha adalah jumlah takbir yang dilakukan. Tak sedikit umat Islam yang lupa dengan jumlah takbir salat Ied karena pelaksanaannya yang hanya satu tahun sekali.
Oleh karena itu, penting bagi umat muslim untuk mempelajari tata cara pelaksanaan salat Idul Adha dan juga bacaan niatnya sebelum mengerjakan salat Sunnah muakkad ini.
Berapa Jumlah Takbir Salat Idul Adha?
Dikutip dari laman NU Online, menurut Imam Syafi'i dan Imam Maliki, salat Idul Adha terdiri dari dua rakaat dengan 7 kali takbir pada rakaat pertama dan 5 kali takbir di rakaat kedua sebelum membaca surat Al-Fatihah.
Baca Juga: 30 Link Twibbon Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Cocok Diposting ke Instagram
7 kali takbir pada rakaat pertama dilakukan di luar takbiratul ihram atau takbir pertama pembuka salat. Sementara, 5 kali takbir pada rakaat kedua di luar takbir quyam atau takbir intikol saat bangun dari posisi sujud.
Di antara setiap takbir, baik pada rakaat pertama maupun kedua dianjurkan untuk membaca:
اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا
Allahu akbar kabira walhamdu lilahi katsira wa subhanallahi bukratan wa ashila
Atau bisa juga membaca:
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
Subhanallah wal hamdu lillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar
Bacaan Niat Salat Idul Adha
Salat Idul Adha dapat dilaksanakan secara berjamaah di masjid ataupun lapangan terbuka dan juga dilaksanakan sendirian di rumah masing-masing.
Bacaan niat salat Idul Adha berjamaah dan juga sendirian berbeda. Oleh karena itu, umat Islam harus mengetahui perbedaannya.
Mengutip dari laman resmi Kementerian Agama (Kemenag) RI, berikut ini bacaan niat salat Idul Adha untuk berjamaah dan juga sendiri.
1. Niat Salat Idul Adha Sendiri
أصَلَّى سُنَّةٌ عِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اللَّهِ تَعَالَى
Usholli sunnatan 'iidil adhaa rok'ataini mustaqbilal qiblati lillaahi ta'aalaa
Artinya: "Aku berniat Sholat sunah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat karena Allah ta'ala"
2. Niat Salat Idul Adha Berjamaah
أَصَلَّى سُنَّةً عِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ) مَأْمُوْمًا إِمَامًا اللَّهِ تَعَالَى
Usholli sunnatan 'iidil adhaa rok'ataini mustaqbilal qiblati (makmuman / imaaman) lillaahi ta'aalaa
Artinya: "Aku berniat Sholat sunah Idul Adha dua rakaat menghadap kiblat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta'ala"
Tata Cara Salat Idul Adha
Untuk melaksanakan salat Idul Adha, umat Islam perlu mengetahui tata cara pelaksanaannya yang benar dan sesuai Dnegan anjuran.
1. Diawali dengan membaca niat
2. Takbiratul ihram
Setelah membaca doa iftitah, dilanjutkan membaca takbir dengan mengangkat tangan sebanyak tujuh kali pada rakaat pertama. Di sela-sela takbir tersebut, dianjurkan membaca
اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا
Allahu akbar kabira walhamdu lilahi katsira wa subhanallahi bukratan wa ashila
Atau juga bisa membaca
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
Subhanallah wal hamdu lillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar
3. Selanjutnya. membaca Surat Al-Fatihah
4. Dilanjutkan dengan membaca surat pendek
5. Setelah itu, ruku' dan i'tidal
6. Lalu sujud dan duduk di antara dua sujud, kemudian sujud lagi
7. Kemudian, berdiri dan takbir lima kali pada rakaat kedua.
8. Di antara bacaan takbir, dianjurkan kembali untuk membaca lafal seperti pada saat takbir di rakaat pertama
9. Lalu baca Al-Fatihah dan surat pendek
10. Setelah itu, ruku', i'tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan seterusnya hingga salam
11. Disunnahkan untuk mendengarkan khutbah Idul Adha setelah selesai salat
