Kasus Hantavirus di Kabupaten Bekasi Nihil, Dinkes Imbau Warga Jaga Kebersihan

Selasa 26 Mei 2026, 14:22 WIB
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Supriadinata. (Sumber: Dok. Pemkab Bekasi)

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Supriadinata. (Sumber: Dok. Pemkab Bekasi)

“Kalau tikus itu binatang pengerat yang suka hidup di daerah kotor dan banyak makanan, seperti dekat pasar maupun tempat pembuangan sisa makanan,” ujarnya.

Karena itu, masyarakat diimbau menjaga kebersihan lingkungan, menutup lubang yang berpotensi menjadi sarang tikus, mengendalikan populasi tikus, serta rutin melakukan gotong royong membersihkan lingkungan sekitar.

“Masyarakat kami imbau menjaga kebersihan lingkungan, rajin cuci tangan, serta membersihkan tempat-tempat yang diduga menjadi sarang tikus,” katanya.

Selain langkah preventif tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi juga memperkuat sistem surveilans melalui deteksi dini, investigasi kasus terduga, analisis data, hingga pelaporan berjenjang kepada pemerintah provinsi.

“Peran surveilans yang utama adalah deteksi dini. Kalau ada terduga kasus, kami lakukan investigasi, analisis data, dan tindak lanjut pelaporan ke provinsi,” tuturnya.

Baca Juga: Targetkan Olah 50 Ton Sampah per Hari, TPST Kertamukti Bekasi Didukung Mesin Pengering Terbaru

Ia juga mengimbau masyarakat tidak panik jika menemukan gejala Hantavirus dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

“Masyarakat jangan panik, tetap menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan,” pungkasnya.


Berita Terkait


News Update