Penjualan Sapi Bali di Jakbar Turun hingga 30 Persen Jelang Iduladha 2026

Minggu 17 Mei 2026, 21:22 WIB
Kondisi salah satu peternakan Sapi Bali Kemanggisan di Jalan Kemanggisan Raya, Palmerah, Jakarta Barat, Minggu, 17 Mei 2026. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

Kondisi salah satu peternakan Sapi Bali Kemanggisan di Jalan Kemanggisan Raya, Palmerah, Jakarta Barat, Minggu, 17 Mei 2026. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

Menurutnya, Sapi Bali memiliki karakteristik tulang kecil dan kulit tipis sehingga menghasilkan bobot karkas daging yang lebih besar dibandingkan jenis sapi lainnya.

“Sapi Bali itu asli Indonesia. Karena tulangnya kecil dan kulitnya tipis, bobot daging karkasnya lebih besar dari sapi biasa,” jelasnya.

“Makanya banyak DKM masjid lebih memilih sapi Bali karena dagingnya lebih banyak dan lemaknya sedikit,” sambung Iwan.

Baca Juga: Warga Habiskan Waktu Libur Iduladha di Masjid Raya Al-A’Zhom Tangerang

Iwan juga memastikan seluruh sapi yang dijual dalam kondisi sehat dan rutin menjalani pemeriksaan kesehatan menjelang Idul Adha 2026.

Namun demikian, ia mengakui Sapi Bali memiliki kekurangan dari sisi tampilan fisik dibandingkan jenis sapi lainnya.

“Kalau kekurangannya mungkin penampilannya tidak semewah atau segagah sapi-sapi lain,” tuturnya.


Berita Terkait


News Update