Pelemahan Daya Beli Pengaruhi Penjualan Hewan Kurban, Ekonom Minta Pemerintah Perkuat Operasi Pasar

Minggu 17 Mei 2026, 21:42 WIB
Kondisi salah satu peternakan Sapi Bali Kemanggisan di Jalan Kemanggisan Raya, Palmerah, Jakarta Barat, Minggu, 17 Mei 2026. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

Kondisi salah satu peternakan Sapi Bali Kemanggisan di Jalan Kemanggisan Raya, Palmerah, Jakarta Barat, Minggu, 17 Mei 2026. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

Ia juga menilai penguatan Rumah Potong Hewan (RPH) perlu dilakukan untuk memperpendek rantai distribusi yang selama ini membuat harga daging di tingkat konsumen semakin mahal.

Baca Juga: Hari Raya Iduladha 1446H, TelkomGroup Salurkan 946 Hewan Kurban untuk Masyarakat

Selain itu, pengembangan kawasan sentra peternakan sapi potong unggulan juga dinilai penting guna meningkatkan produksi daging nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Program Sapi Indukan Wajib Bunting atau SIWAB juga diminta terus dilanjutkan untuk mempercepat peningkatan populasi sapi dan kerbau nasional.

Pemerintah Diminta Benahi Distribusi dan Tata Niaga

Dalam aspek distribusi, Esther meminta pemerintah memperbaiki tata niaga antar daerah agar distribusi daging lebih merata dan harga lebih stabil.

Penyediaan pakan berkualitas juga perlu diperkuat melalui pengembangan hijauan pakan ternak di kawasan integrasi peternakan.

Selain itu, regulasi ekspor dan impor dinilai harus dilakukan tepat waktu serta disesuaikan dengan kebutuhan pasar agar tidak memicu kelangkaan maupun lonjakan harga.

“Kalau langkah-langkah ini dilakukan secara konsisten, harga daging sapi bisa lebih stabil dan masyarakat tidak terus terbebani,” kata Esther.


Berita Terkait


News Update