Ekonom Nilai SPBU Signature jadi Sinyal Pengurangan Subsidi BBM, Pertamina Pastikan Pertalite Aman

Jumat 15 Mei 2026, 20:00 WIB
Konsumen sedang mengisi BBM di SPBU Signature di SPBU COCO S Parman Kota Jakarta Barat, Jumat, 15 Mei 2026. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

Konsumen sedang mengisi BBM di SPBU Signature di SPBU COCO S Parman Kota Jakarta Barat, Jumat, 15 Mei 2026. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Ekonom Esther Sri Astuti menganalisa pemerintah akan membatasi subsidi energi sehingga beberapa SPBU membatasi BBM bersubsidi.

Salah satunya melalui keberadaan SPBU Signature yang memang tidak menjual BBM Subsidi Pertalite.

"Hal ini karena terbatasnya ruang fiskal sehingga alokasi anggaran untuk subsidi energi. Mengingat beberapa program prioritas tetap berjalan seperti MBG dan Koperasi Merah Putih," kata Esther kepada Pos Kota melalui pesan singkat, Jumat, 15 Mei 2026.

Dalam hal ini, Esther menyampaikan, seharusnya pengurangan subsidi energi ini harus dibarengi dengan pemberian insentif untuk produksi energi terbarukan agar tidak tergantung pada energi fossil.

Baca Juga: Pertamina Pastikan Stok BBM Pertalite di Jakarta Aman: Masyarakat Tak Perlu Khawatir

"Mengingat Indonesia meski menjadi produsen minyak mentah tapi tetap sebagai net importer oil," katanya.

"Indonesia punya luxury sebagai negara memiliki banyak alternatif sumber energi terbarukan seperti air, surya, geotermal bahkan sampah pun bisa diolah menjadi energi," tambahnya.

Esther menambahkan, keberadaab SPBU Signature menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah hendak mengurangi energi bersubsidi.

"Karena hanya menyediakan BBM non subsidi saja," tuturnya.

Baca Juga: Pengendara Keluhkan Antrean Panjang Pertalite di Sejumlah SPBU Jakarta

Pertamina Pastikan Stok Pertalite Aman

Pertamina memastikan sampai sekarang ini tidak ada kekosongan ataupun kelangkaan pada bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis pertalite.

Area Manager Communication, Relations, and CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Susanto August Satria mengimbau masyarakat tak perlu panik.

"Masyarakat tidak usah khawatir. Tidak ada kekosongan Pertalite ya, tidak ada pembatasan distribusi Pertalite," kata Susanto kepada Pos Kota melalui sambungan telepon, Jumat, 15 Mei 2026.

Susanto memaparkan, di wilayag Jakarta sendiri terdapat 10 SPBU yang memang tidak menjual BBM jenis pertalite, sebab SPBU Signature itu memang dirancang tidak menjual BBM subsidi.

Baca Juga: Daftar SPBU Pertamina di Jakarta yang Tak Lagi Jual Pertalite, Cek Lokasinya di Sini

"SPBU Signature itu memang tidak, dia tidak menjual BBM subsidi. Mereka menjual non-subsidi," katanya.

Susanto menjelaskan, keberadaan SPBU Signature untuk menawarkan pengalaman yang berbeda bagi konsumen. Sebab konsumen bukan hanya yang memakai BBM subsidi saja.

Ia mencontohkan, konsumen yang misalnya sedang buru-buru tapi antrean BB subsidi mengular, SPBU Signature bisa menjadi alternatif karena tidak seramai SPBU lain, dalam hal ini yang menjual pertalite.

"Jadi tidak betul kalau misalnya dengan adanya begini masyarakat jadi kesusahan. Tidak ada yang kesusahan," jelas Susanto.

Adapun, 10 SPBU Signature berada di Jakarta, antara lain:

  • SPBU COCO Fatmawati, Jakarta Selatan
  • SPBU COCO Modernland, Tangerang
  • SPBU COCO S Parman, Jakarta Barat
  • SPBU COCO Pondok Indah, Jakarta Selatan
  • SPBU DODO Ceger, Jakarta Timur
  • SPBU DODO Pasar Minggu Primkopau, Jakarta Selatan
  • SPBU DODO Pos Pengumben, Jakarta Barat
  • SPBU COCO Majapahit, Kabupaten Bekasi
  • SPBU DODO Citra Grand Cibubur, Kota Bekasi
  • SPBU DODO Cideng, Jakarta Pusat

Berita Terkait


News Update