Uang Koruptor Ada di Rekening Tak Jelas, Prabowo: Mungkin Dia Banyak Istri Muda

Rabu 13 Mei 2026, 19:04 WIB
Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri kegiatan penyerahan dana hasil penagihan denda administratif kehutanan sebesar Rp10,27 triliun oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH). (Sumber: Poskota/ Ali Mansur)

Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri kegiatan penyerahan dana hasil penagihan denda administratif kehutanan sebesar Rp10,27 triliun oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH). (Sumber: Poskota/ Ali Mansur)

Lanjut Prabowo, anggaran itu nantinya diarahkan untuk membiayai perbaikan fasilitas pelayanan publik seperti Puskesmas dan sekolah-sekolah di berbagai daerah.

Ia menyebut pemerintah telah merehabilitasi sekitar 17 ribu sekolah sepanjang 2025, sementara pada 2026 ditargetkan sebanyak 70 ribu sekolah kembali diperbaiki.

Adapun sumber pendanaan program tersebut berasal dari hasil sitaan perkara korupsi serta penertiban kawasan hutan oleh Satgas PKH.

Pemerintah pun menargetkan renovasi sekitar 100 ribu sekolah setiap tahun, termasuk madrasah dan fasilitas pendidikan lainnya.

“Kita gunakan uang itu untuk kepentingan rakyat, supaya tidak lagi dinikmati para pelaku kejahatan dan perampok uang negara,” ucap Prabowo.


Berita Terkait


News Update