Lanjut Prabowo, anggaran itu nantinya diarahkan untuk membiayai perbaikan fasilitas pelayanan publik seperti Puskesmas dan sekolah-sekolah di berbagai daerah.
Ia menyebut pemerintah telah merehabilitasi sekitar 17 ribu sekolah sepanjang 2025, sementara pada 2026 ditargetkan sebanyak 70 ribu sekolah kembali diperbaiki.
Adapun sumber pendanaan program tersebut berasal dari hasil sitaan perkara korupsi serta penertiban kawasan hutan oleh Satgas PKH.
Pemerintah pun menargetkan renovasi sekitar 100 ribu sekolah setiap tahun, termasuk madrasah dan fasilitas pendidikan lainnya.
“Kita gunakan uang itu untuk kepentingan rakyat, supaya tidak lagi dinikmati para pelaku kejahatan dan perampok uang negara,” ucap Prabowo.
