Dalam kunjungan tersebut, peserta berinteraksi langsung dengan siswa dan guru sekaligus menyerahkan berbagai bantuan perlengkapan pendidikan.
SD Negeri Ndata diketahui memiliki 58 siswa dengan 12 guru. Sementara SLB Negeri Loura memiliki total 77 murid serta 22 tenaga pendidik dan pegawai. Adapun SD Inpres Pantai Rua menampung 103 siswa dengan 11 guru.
Baca Juga: Rayakan 10 Tahun Perjalanan, Komunitas Motor GSrek Indonesia Gelar Touring dan Festival Musik
Bantuan yang disalurkan berupa alat tulis, perlengkapan belajar, hingga kebutuhan pendukung kegiatan belajar mengajar.
Bahkan, salah satu sekolah mendapatkan bantuan panel surya untuk mendukung pasokan listrik karena belum memiliki akses listrik yang memadai.
Tidak hanya menyalurkan bantuan, peserta Homecoming Sumba 2026 juga mengadakan berbagai aktivitas edukatif bersama para siswa di dalam kelas.
Anak-anak diajak mengikuti pembelajaran mengenai wawasan kebangsaan hingga edukasi satwa melalui tayangan YouTube dengan dukungan jaringan Telkomsel.
Momen tersebut menjadi sarana interaksi antara peserta touring dan para siswa yang berlangsung penuh antusiasme.
Respons Positif dari Masyarakat
Menurut Hendra, kondisi sekolah yang dibagikan melalui media sosial ternyata mendapat perhatian luas dari masyarakat.
Ia menyebut dalam waktu tujuh hari setelah informasi tersebut dipublikasikan, tim SPPG Matawai di Waingapu, Sumba Timur mulai menyalurkan program MBG (Makan Bergizi Gratis) ke SD Negeri Ndata.
“Kami bersyukur perhatian terhadap kondisi sekolah-sekolah yang kami kunjungi mendapat respons positif dari banyak pihak. Setelah cerita dan kondisi di lapangan kami bagikan melalui media sosial, dalam waktu tujuh hari tim SPPG Matawai, Waingapu, Sumba Timur mulai menyalurkan program MBG (Makan Bergizi Gratis) ke SD Negeri Ndata. Dukungan dari masyarakat dan para followers turut membantu menghadirkan perhatian yang lebih luas terhadap kebutuhan sekolah tersebut,” tambah Hendra.
Melalui program Homecoming Sumba 2026, Telkomsel dan GSrek Indonesia Jakarta Chapter berharap kegiatan sosial semacam ini dapat menjadi contoh kolaborasi positif antara komunitas dan berbagai pihak dalam memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
