POSKOTA.CO.ID - Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Haerul Saleh, dikabarkan meninggal dunia akibat musibah kebakaran yang terjadi di kediamannya pada Jumat, 8 Mei 2026.
Kabar duka tersebut kemudian dikonfirmasi langsung oleh BPK RI melalui keterangan resmi yang dirilis pada Jumat.
"Dengan ini menyampaikan bahwa Anggota IV BPK, Haerul Saleh, telah berpulang pada hari Jumat, 8 Mei 2026 di Jakarta, pada usia 44 tahun," tulis BPK, dalam keterangan resminya, Jumat.
Pernyataan resmi tersebut langsung menyebar luas dan dibanjiri ucapan belasungkawa dari berbagai pihak.
Saat ini, almarhum disemayamkan di rumah duka yang berada di Jalan Kartika Utama, Jakarta Selatan.
Sementara itu, pihak keluarga dan institusi terkait telah menyiapkan proses pemakaman yang akan dilaksanakan di kampung halamannya. Rencananya, jenazah akan dimakamkan di Kolaka, Sulawesi Tenggara.
"Semoga Almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan," tulis BPK.
Di tengah kabar duka tersebut, publik juga mulai penasaran dengan kehidupan pribadi Haerul Saleh, termasuk mengenai sosok istri dan anak-anak yang ditinggalkan.
Lantas, siapa anak dan istri Haerul Saleh yang meninggal dunia akibat kebakaran? Berikut informasi mengenai keluarganya.
Baca Juga: Suami Denise Chariesta Siapa dan Viral karena Apa? Disorot Lagi usai Insiden Jaden Gigit Briella
Anak dan Istri Haerul Saleh Siapa?
Berdasarkan informasi yang tersedia, istri dari almarhum Haerul Saleh diketahui bernama Anita Hardiana.
Sementara itu, salah satu putra Haerul Saleh diketahui bernama Muhammad Ali Adrian Saleh.
Mengutip dari Wikipedia, dari pernikahannya bersama Anita Hardiana, Haerul dikaruniai tiga orang anak.
Haerul Saleh sendiri lahir di Kolaka, Sulawesi Tenggara, pada 12 Agustus 1981. Ia dikenal sebagai politikus dari Partai Gerindra yang kemudian dipercaya menduduki jabatan penting sebagai Anggota BPK RI sejak 19 April 2022.
Sebelum bergabung di lembaga auditor negara tersebut, Haerul lebih dulu berkiprah di dunia politik nasional melalui parlemen.
Ia pernah menjadi anggota DPR RI dan duduk di Komisi XI DPR RI yang membidangi sektor keuangan dan perbankan.
Posisi tersebut membuatnya cukup dikenal dalam pembahasan kebijakan ekonomi dan keuangan negara.
Haerul tercatat menjadi anggota DPR RI periode 2014-2019. Setelah itu, ia kembali masuk parlemen melalui mekanisme pergantian antarwaktu (PAW) pada tahun 2020 hingga 2022 menggantikan Imran yang meninggal dunia.
Selama berada di DPR RI, Haerul Saleh mewakili daerah pemilihan Sulawesi Tenggara.
Disamping aktif di parlemen, Haerul Saleh memiliki kiprah panjang di organisasi politik maupun kepemudaan.
Di internal Partai Gerindra, ia pernah menjabat sebagai Ketua Bidang Keuangan DPP Partai Gerindra periode 2015-2020.
Baca Juga: Lirik Lagu Veronika Om Storm yang Viral di TikTok, Apa Maknanya?
Setelah itu, ia dipercaya menjadi Ketua Bidang Monitoring dan Evaluasi DPP Partai Gerindra sejak 2020.
Aktivitas organisasinya tidak hanya terbatas di partai politik. Haerul juga diketahui aktif di sejumlah organisasi kepemudaan dan pengusaha.
Dia juga pernah bergabung di KNPI Kabupaten Kolaka, HIPMI Sulawesi Tenggara, hingga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal DPP Pemuda Tani Indonesia.
Kiprah tersebut menunjukkan bahwa Haerul Saleh termasuk figur yang aktif membangun jaringan di berbagai sektor, baik politik, kepemudaan, maupun organisasi kemasyarakatan
Dari sisi pendidikan, Haerul Saleh memulai pendidikan dasarnya di SD Negeri 9 Kolaka.
Dirinya kemudian melanjutkan pendidikan di Pesantren IMMIM Ujung Pandang dan SMA Hasrati Kendari sebelum akhirnya menyelesaikan pendidikan S1 Hukum di Universitas Satria pada tahun 2008.
Sebelum aktif sepenuhnya di dunia politik, Haerul juga memiliki pengalaman di bidang bisnis dan usaha.
Ia pernah menjabat Direktur Utama PT Kolaka Inti Karya, Direktur Utama Masalle Group, hingga Komisaris Utama PT Kolaka Inti Perkasa.
