Selain itu, terdapat pula status siaga di masing-masing wilayah. Data ini dihimpun langsung dari petugas di lapangan sehingga cukup akurat untuk dijadikan acuan.
Baca Juga: Pemukiman Terendam Banjir, Warga Kronjo Tangerang Mandi di Saluran Irigasi
4. Aplikasi JAKI
Aplikasi JAKI menghadirkan kemudahan pemantauan banjir melalui perangkat ponsel. Setelah mengunduh aplikasi di Play Store atau App Store, pengguna dapat mengakses fitur “Pantau Banjir” lalu memilih “Info Banjir”.
Dengan menentukan tanggal dan waktu, pengguna akan mendapatkan informasi detail berupa daftar RT terdampak, ketinggian air, hingga notifikasi peringatan banjir maupun potensi rob.
5. Website BPBD DKI Jakarta
Melalui bpbd.jakarta.go.id, masyarakat juga bisa memperoleh laporan resmi terkait kondisi banjir yang diperbarui secara berkala.
Pada menu “Publikasi” dan “Berita Harian”, tersedia peta sebaran genangan serta data kondisi per jam.
Informasi ini mencakup wilayah terdampak mulai dari tingkat RT hingga ruas jalan utama.
6. Google Maps
Selain platform resmi, Google Maps sendiri dapat dimanfaatkan untuk memantau kondisi genangan secara tidak langsung.
Pengguna cukup memasukkan lokasi tujuan, kemudian memperhatikan ikon peringatan berbentuk segitiga merah yang menandakan adanya gangguan seperti banjir.
Dengan memilih ikon tersebut, pengguna bisa melihat detail laporan terbaru dari pengguna lain, sekaligus mendapatkan rekomendasi rute alternatif untuk menghindari area terdampak.
