Baca Juga: 3 Hp Android Memori 512GB, Punya Penyimpanan Jumbo yang Muat Banyak
WhatsApp di Rusia Dibatasi, Meta Kehilangan Akses ke Jutaan Pengguna
Meta juga menyebut pembatasan akses WhatsApp di Rusia ikut berkontribusi terhadap penurunan jumlah pengguna global.
Pemerintah Rusia sejak Februari 2026 diketahui mulai membatasi akses WhatsApp dan mendorong masyarakat menggunakan aplikasi lokal bernama Max. Aplikasi tersebut dikembangkan sebagai super-app nasional yang disebut memiliki konsep serupa dengan WeChat di China.
WhatsApp bahkan menyebut kebijakan tersebut sebagai upaya memaksa masyarakat beralih ke “aplikasi pengawasan” buatan negara.
“Hari ini pemerintah Rusia mencoba memblokir WhatsApp sepenuhnya sebagai upaya mendorong warganya beralih ke aplikasi pengawasan buatan dalam negeri,” tulis WhatsApp melalui akun resminya di X pada Februari lalu.
Langkah pemerintah Rusia diperkirakan berdampak terhadap lebih dari 100 juta pengguna WhatsApp di negara tersebut.
Sementara itu, juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan layanan WhatsApp dapat kembali normal apabila Meta mematuhi regulasi digital Rusia.
Baca Juga: Indomobil Expo Pamerkan Beragam Mobil Listrik di Senayan City, Ini Daftar Modelnya
Pendapatan Meta Tetap Melonjak Meski Pengguna Menurun
Di tengah penurunan pengguna harian, performa finansial Meta justru masih menunjukkan pertumbuhan kuat. Pendapatan perusahaan naik 33 persen secara tahunan menjadi 56,3 miliar dollar AS atau sekitar Rp977 triliun.
Sementara laba bersih Meta tercatat mencapai 22,8 miliar dollar AS atau setara Rp395 triliun.
Meski demikian, pasar merespons negatif laporan penurunan pengguna tersebut. Saham Meta dilaporkan turun sekitar 9 persen pada penutupan perdagangan Jumat (1/5/2026) waktu Amerika Serikat.
Penurunan pengguna di dua negara besar seperti Iran dan Rusia menunjukkan bagaimana faktor geopolitik kini mulai berdampak langsung terhadap pertumbuhan platform digital global. Bagi Meta, tantangannya bukan lagi sekadar persaingan media sosial, tetapi juga dinamika regulasi dan kontrol internet di berbagai negara.
