Compressed Natural Gas (CNG) atau Gas Alam Terkompresi adalah gas alam yang dikompresi hingga tekanan tinggi, biasanya di atas 200 bar. Pengompresian ini dilakukan dengan tujuan memudahkan penyimpanan dan distribusi.
Sementara itu, Liquefied Petroleum Gas (LPG) merupakan hasil hasil penyulingan minyak bumi yang disimpan dalam bentuk cair dalam tabung bertekanan dan memiliki sifat mudah terbakar.
Dikutip dari situs resmi Tradecorp Indonesia, berikut ini tiga perbedaan utama LPG dan CNG berdasarkan komposisi, penyimpanan, dan penggunaannya.
Baca Juga: Pelaku Penusukan IRT yang Sedang Gendong Cucu di Pondok Aren Ditangkap
1. CNG
- Komposisi: terdiri dari metana (CH4) dengan sedikit kontaminan lainnya yang dikompresi.
- Penyimpanan: disimpan dalam tangki tekanan yang tinggi, seringkali di dalam kendaraan seperti mobil, bus, atau truk. Tangki harus kuat untuk menahan tekanan tinggi CNG.
- Penggunaan: sebagai bahan bakar dalam kendaraan bertenaga gas alam dan juga digunakan dalam beberapa aplikasi industri.
2. LPG
- Komposisi: terdiri dari campuran propana (C3H8) dan butana (C4H10), kadang juga mengandung sejumlah kecil etana dan propilen. Gas ini dihasilkan dari pemrosesan minyak bumi atau gas alam.
- Penyimpanan: disimpan dalam bentuk cair dan dikemas dalam silinder tekanan yang biasanya digunakan di rumah tangga untuk memasak, pemanas ruangan, dan juga dalam beberapa kendaraan atau aplikasi industri.
- Penggunaan: sebagai bahan bakar untuk memasak, pemanas, dan juga dalam kendaraan yang telah diubah untuk menggunakan LPG.
Keunggulan CNG dibandingkan Bahan Bakar Lain
Dibanding bahan bakar lainnya, CNG memiliki beberapa keunggulan, terutama karena harganya yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan. Berikut ini sejumlah perbedaannya, seperti dikutip dari laman PT Mosafa Prima Sinergi.
1. Ramah Lingkungan
Emisi karbon dioksida (CO₂), nitrogen oksida (NOₓ), dan partikel-partikel berbahaya lainnya yang berasal dari hasil pembakaran CNG dinilai lebih rendah dibandingkan bahan bakar fosil lainnya, seperti bensin dan solar. Selain itu, CNG juga hampir tidak mengandung sulfur sehingga tidak menghasilkan emisi sulfur yang bisa mencemari udara.
2. Lebih Ekonomis
CNG memiliki harga yang cenderung lebih stabil dan rendah dibandingkan dengan bahan bakar fosil lainnya. Hal ini tak lepas dari cadangan gas alam yang sangat melimpah di Indonesia.
3. Lebih Aman
Dibandingkan gas LPG, CNG lebih aman dan memiliki risiko kebakaran yang lebih kecil jika terjadi ledakan. Hal ini karena gas tersebut lebih ringan dari udara sehingga akan cepat menguap ke atmosfer jika meledak. Selain itu, CNG memiliki titik nyala yang lebih tinggi, artinya lebih sulit untuk terbakar dibandingkan dengan bensin atau solar.
Kekurangan CNG
Di samping kelebihannya, CNG juga memiliki beberapa kekurangan dibandingkan dengan gas lainnya, yaitu:
1. Infrastruktur Terbatas
Infrastruktur pengisian CNG masih terbatas di beberapa wilayah, membatasi aksesibilitasnya.
2. Ruang Penyimpanan
CNG memerlukan ruang penyimpanan yang cukup besar, terutama untuk kendaraan bermotor, karena gas alam perlu dikompresi pada tekanan tinggi.
