POSKOTA.CO.ID - Persaingan perebutan gelar Super League 2025/2026 memasuki fase paling menentukan. Hingga pekan ke-30, dua tim teratas klasemen, Persib Bandung dan Borneo FC, sama-sama mengoleksi 69 poin.
Dengan empat pertandingan tersisa, peluang kedua tim finis dengan jumlah poin identik masih sangat terbuka. Situasi ini membuat aturan head to head berpotensi menjadi penentu utama dalam perebutan trofi musim ini.
Persib masih harus menghadapi PSIM Yogyakarta, Persija Jakarta, PSM Makassar, dan Persijap Jepara pada empat laga terakhir musim ini.
Di sisi lain, Borneo FC akan menjalani laga kontra Persita Tangerang, Bali United, Persijap Jepara, serta Malut United.
Melihat jadwal tersebut, baik Persib maupun Borneo diprediksi masih berpotensi kehilangan poin. Namun, peluang keduanya mengakhiri musim dengan angka sama juga belum tertutup.
Baca Juga: Jadwal Persib Bandung dan Persija Jakarta Hari Ini di Super League 2026
Head to Head Jadi Penentu Gelar Juara
Dalam regulasi Super League musim ini, posisi klasemen akan ditentukan lebih dulu melalui rekor pertemuan langsung apabila dua tim memiliki jumlah poin yang sama. Jika head to head masih seimbang, barulah dilanjutkan dengan selisih gol dan produktivitas gol.
Pada aspek ini, Persib berada di posisi lebih menguntungkan dibanding Borneo FC.
Tim berjuluk Maung Bandung itu sukses menang 3-1 saat menjamu Borneo FC di Bandung pada putaran pertama, 5 Desember 2025. Sementara pada pertemuan kedua di Samarinda, 15 Maret 2026, kedua tim bermain imbang 1-1.
Hasil tersebut membuat Persib unggul agregat head to head atas Borneo FC. Artinya, jika kedua tim finis dengan poin identik di akhir musim, Persib otomatis berhak menjadi juara Super League 2025/2026.
Keunggulan ini menjadi modal penting bagi skuad Persib di tengah tekanan empat pertandingan tersisa yang dipastikan berlangsung ketat.
Persija Jakarta Masih Menjaga Asa
Di tengah duel sengit Persib dan Borneo FC, Persija Jakarta ternyata masih memiliki peluang matematis untuk menyalip keduanya.
Macan Kemayoran saat ini tertinggal tujuh poin dari Persib dan Borneo FC. Peluang juara Persija baru terbuka apabila dua rival di atas mereka mengalami tiga kekalahan dalam empat laga terakhir, sementara Persija mampu menyapu bersih seluruh pertandingan dengan kemenangan.
Meski secara hitung-hitungan peluang itu masih ada, situasinya dinilai cukup berat. Konsistensi Persib dan Borneo sepanjang musim membuat kans Persija untuk merebut gelar terbilang sangat kecil.
Kini, fokus publik sepak bola nasional tertuju pada empat pekan terakhir kompetisi. Persaingan papan atas dipastikan semakin panas karena satu hasil imbang atau kekalahan saja bisa mengubah arah perebutan gelar juara musim ini.
