POSKOTA.CO.ID - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menunjukkan tren pelemahan pada perdagangan hari ini, Senin, 4 Mei 2026.
Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia, harga emas 24 karat turun tipis sebesar Rp1.000 dan kini berada di level Rp2.795.000 per gram.
Sebelumnya, harga emas Antam juga tercatat melemah Rp3.000 ke posisi Rp2.796.000 per gram, pada Sabtu, 2 Mei 2026.
Meski penurunannya relatif kecil, pergerakan ini menjadi perhatian pelaku pasar karena terjadi secara beruntun.
Tidak hanya harga jual, nilai buyback atau harga beli kembali emas Antam juga mengalami penurunan.
Pada hari yang sama, harga buyback tercatat turun Rp1.000 menjadi Rp2.585.000 per gram.
Buyback merupakan harga yang digunakan ketika pemilik emas ingin menjual kembali emas batangan mereka ke Antam.
Penurunan harga buyback ini tentu berdampak pada potensi keuntungan yang bisa diperoleh investor dalam jangka pendek.
Perlu diperhatikan, transaksi jual beli emas batangan juga dikenakan potongan pajak sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 34/PMK.10/2017.
Untuk penjualan kembali dengan nilai di atas Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP. Pajak tersebut langsung dipotong dari total nilai transaksi buyback.
Baca Juga: Harga Emas Perhiasan Hari Ini 8 April 2026 Dijual Rp2.420.000 per Gram
Harga Emas Antam Hari Ini
Berikut adalah daftar lengkap harga emas Antam per Senin, 4 Mei 2026 (belum termasuk pajak):
- 0,5 gram: Rp1.447.500
- 1 gram: Rp2.795.000
- 2 gram: Rp5.530.000
- 3 gram: Rp8.270.000
- 5 gram: Rp13.750.000
- 10 gram: Rp27.445.000
- 25 gram: Rp68.487.000
- 50 gram: Rp136.845.000
- 100 gram: Rp273.712.000
- 250 gram: Rp684.015.000
- 500 gram: Rp1.367.820.000
- 1.000 gram: Rp2.735.600.000
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini 30 Maret 2026 Stabil di Pegadaian, Saatnya Borong?
Apakah Ini Waktu yang Tepat untuk Membeli?
Penurunan harga emas kerap dimanfaatkan investor sebagai momentum untuk melakukan pembelian, terutama bagi mereka yang berorientasi jangka panjang.
Emas dikenal sebagai instrumen lindung nilai (safe haven) yang relatif stabil di tengah ketidakpastian ekonomi.
Namun demikian, keputusan untuk membeli tetap perlu mempertimbangkan kondisi keuangan pribadi serta tujuan investasi.
Investor disarankan untuk tidak hanya terpaku pada pergerakan harga harian, melainkan juga memperhatikan tren jangka panjang.