Gol penyama kedudukan itu membuat Atletico semakin percaya diri. Dukungan suporter di Metropolitano turut mendorong tuan rumah terus menekan pertahanan Arsenal pada sisa pertandingan.
Antoine Griezmann sempat memperoleh peluang emas untuk membalikkan keadaan, tetapi penyelesaiannya belum mampu mengubah skor. Kesempatan lain datang melalui Nahuel Molina, namun tendangannya masih melambung tipis di atas mistar gawang.
Di sisi lain, Arsenal mencoba meredam tekanan dengan menjaga organisasi permainan dan memanfaatkan serangan balik cepat. Namun hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol yang tercipta.
Skor imbang ini membuat leg kedua di Emirates diprediksi berlangsung lebih panas. Arsenal memiliki keuntungan bermain di kandang sendiri, tetapi Atletico Madrid dikenal sebagai tim yang berpengalaman dalam laga-laga besar Eropa.
Dengan agregat masih sama kuat, kedua tim dipastikan akan tampil habis-habisan demi mengamankan satu tempat di final Liga Champions musim ini.
