Sejumlah lapak PKL di Pasar Pagi Asemka, Tambora, Jakarta Barat, ditertibkan petugas, Rabu, 29 Maret 2026. (Sumber: Istimewa)

JAKARTA RAYA

Penertiban PKL di Pasar Pagi Asemka, 210 Petugas Dikerahkan

Rabu 29 Apr 2026, 15:44 WIB

TAMBORA, POSKOTA.CO.ID - Sejumlah pedagang kali lima (PKL) yang menggelar lapak di trotoar kawasan Pasar Pagi Asemka, Kelurahan Roa Malaka, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, ditertibkan petugas pada Rabu, 29 Maret 2026.

Camat Tambora, Pangestu Aji Swandanu mengatakan, ini merupakan kegiatan Tambora tertib terpadu yang fokus melakukan penertiban terhadap sejumlah pelanggaran.

"Kami melakukan penertiban trotoar dan PKL, tertib oval dan pencegahan bencana, khususnya bencana kebakaran, tertib saluran, jalan, penerangan, tertib sampah dan tempat usaha dan tertib kesehatan," kata Pangestu kepada wartawan, Rabu, 29 April 2026.

Penertiban ini melibatkan unsur tiga pilar, masyarakat dan lainnya, petugas yang dikerahkan sebanyak 210 personil UKPD terkait tingkat kecamatan.

Baca Juga: Pakai Trotoar, Puluhan Lapak PKL di Kembangan Jakbar Dibongkar

"Petugas menyisir kawasan Pasar Pagi, sekaligus untuk memberikan edukasi, sebagai mitigasi, pendataan dan kegiatan lain," ujarnya.

Ditambahkan Aji, tertib fasilitas umum di Pasar Pagi karena banyak pedagang, mainan dan yang lain sehingga pembeli bisa nyaman dan aman.

"Kita tertib semuanya, supaya pembeli enggak nutup untuk banyak yang datang. Jadi kita harus mempunyai rasa membeli. Pertama yang jelas tadi trotoar, tempat perjalan kaki sudah sebagian setengahnya sudah untuk lahan parkir, setengahnya untuk mobil satu," ucapnya.

Sementara itu, perwakilan pedagang Pasar Pagi Roa Malaka, Nursin, menjelaskan para pedagang mengapresiasi penertiban yang dilakukan petugas gabungan Kecamatan Tambora.

"Seperti pedagang ya kalau ada penertiban, ya patuh dan nurut saja. Kalau pedagang aman-aman saja gitu, kalau yang sini, kalau yang blok A, agak repot juga di bagian belakang," tutur dia.

Tags:
penertiban trotoar dan PKLTamboraJakarta BaratPasar Pagi AsemkaPKLpedagang kali lima

Pandi Ramedhan

Reporter

Muhammad Dzikrillah Tauzirie

Editor