DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Seorang pemuda berduel dan melumpuhkan pelaku begal, ketika hendak mempertahankan barang berharga miliknya di Jalan Raya Parung-Bojongsari, Bojongsari, Depok pada Selasa, 28 April 2026.
Diketahui, pelaku berjumlah dua orang berboncengan satu motor. Akibat nekat berduel, korban mengalami luka di pergelangan tangan akibat menahan bacokan senjata pelaku jenis parang.
Salah satu pegawai AlfaMidi, Rizki, 21 tahun mengatakan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Korban disebut biasa nongkrong di sekitar lokasi, mendapatkan bacokan di bagian tangan.
"Pelaku berjumlah dua orang, yang satu pelaku berhelm dapat ditangkap sedangkannya temannya berhasil kabur. Namun untuk korban terkapar setelah di bagian tangannya terluka cukup parah akibat mencoba menahan senjata tajam pelaku gunakan untuk bacok korban," ujar Rizki kepada Poskota, Selasa, 28 April 2026.
Adapun kronologi kejadian menurut Rizki, korban sedang mengendara motor matik tiba-tiba dihentikan pelaku dari arah Depok mau ke Parung. Pelaku berniat untuk merampas telepon genggam milik korban.
"Korban berduel sama pelaku di depan Alfa hingga akhirnya pelaku dapat diciduk dibantu warga. Sedangkan korban terkapar luka bacok di tangan dilarikan ke klinik terdekat," ungkapnya.
"Hp korban berhasil diselamatkan tidak dibawa pelaku," jelas Rizky.
Terpisah, Ketua RT 03 RW 04 Kelurahan Duren Mekar, Sofyan menambahkan, korban diduga sudah mulai diikuti pelaku dari arah pertigaan Bojongsari. Sesampainya di seberang SPBU Shell arah Parung, korban diberhentikan sambil diancam menggunakan senjata tajam.
Baca Juga: Guru SD Tewas dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi, Disdik Jakarta Siapkan Bantuan
"Informasinya korban pemuda yang tiap malam selalu nongkrong di Alfamidi. Tapi untuk identitas bukan warga sini tidak kenal," ujar Sofyan.
Diketahui, salah satu pelaku yang mencoba melakukan penodongan dengan sajam tersebut berhasil dilumpuhkan oleh korban.
"Korbannya sampe terluka di bagian tangan akibat mencoba menangkia senjata tajam pelaku jenis parang," kata dia.
Kanit Reskrim Polsek Bojongsari AKP Teguh mengatakan, anggota piket Reskrim bersama SPKT mengorek informasi dari korban yang telah dibawa ke klinik terdekat. Di lokasi, sudah hadir anggota Unit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Baca Juga: Penerapan Teknologi Pirolisis untuk Atasi Masalah Sampah di Jakbar Masih Dikaji
"Penanganan kasus sudah diambil alih sama anggota Jatanras dari Polda Metro Jaya, untuk dilakukan penyelidikan lebih jauh lagi," ujar Teguh kepada Poskota usai dikonfirmasi, Selasa sore, 28 April 2026.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun anggota, kejadian terjadi di depan Jalan Suhaemi (Jalan Bojongsari Raya), RT 004 RW 006, Duren Mekar, Bojongsari, Kota Depok, Selasa (28 April 2026) pukul 02.30 WIB.
Korban berinisial ZA, 30 tahun, karyawan swasta, menjadi sasaran pelaku saat sedang bermain game sendirian di warung bubur di lokasi kejadian.
"Tiba-tiba datang terlapor atau pelaku berinisial FKBN, 30 tahun, merampas hp korban sambil membacok menggunakan golok," bebernya.
Baca Juga: Evakuasi KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur Berlanjut, Lokomotif Berhasil Dipisahkan
Meski pelaku membacok dengan golok, korban berhasil mengelak, merebut senjata, dan pelaku diamankan warga. Polisi pun telah mengamankan barang bukti senjata tajam dari tangan pelaku.
"Akibat mencoba merebut golok pelaku, korban alami luka sobek di bagian jari tangan kiri nyaris putus," ungkapnya.
"Korban beserta barang bukti hp merek Vivo dan motor sudah dibawa ke Polda Metrk Jaya guna penyelidikan lebih lanjut. Dari kejadian tersebut korban alami kerugian mencapai Rp 6 juta," ujarnya. (ang)
