Pedagang ikan hias di TPHP Cengkareng, Jakarta Barat, mengeluhkan kondisi pengunjung yang sepi hingga omzet yang menurun hingga mencapai 70 persen. (Sumber: Poskota/Pandi Ramedhan)

JAKARTA RAYA

Pedagang Ikan Hias TPHP Cengkareng Keluhkan Sepi Pengunjung dan Omzet Menurun

Senin 27 Apr 2026, 17:37 WIB

CENGKARENG, POSKOTA.CO.ID - Pedagang ikan hias di Tempat Penampungan Holtikultura, dan Perikanan (TPHP) Cengkareng, Jakarta Barat, mengeluhkan kondisi pengunjung yang sepi hingga omzet menurun hingga mencapai 70 persen.

Pantauan langsung Poskota, lokasi pasar ikan hias di TPHP Cengkareng pada Senin, 27 April 2026 terpantau sepi pengunjung. Terlihat hanya ada beberapa pengunjung yang datang ke sini untuk membeli ikan hias hingga akuarium.

Menurut salah satu pedagang ikan hias, Awang, 24 tahun, pasar ikan hias TPHP Cengkareng sudah terpantau sepi pasca Covid-19.

"Sehabis itu Covid-19 itu lah baru terasa, pas masih Covid-19 pengunjung masih ramai, nah setelah sehabis Covid-19 itu justru mulai sepi sampai sekarang," kata Awang saat ditemui di lokasi.

Baca Juga: Polres Metro Tangerang Kota Ciduk 2 Pengedar Obat Ilegal di Teluknaga

Awang mengatakan, sebelum Covid-19, tempat ikan hias TPHP Cengkareng ramai dikunjungi. Bahkan ia menyebut lokasi ini setiap harinya selalu ramai dan tidak pernah sepi.

"Kalau dulu sampau bejubel, pada beli ikan hias, ada juga yang beli akuarium. Ya macem-macem lah," ungkapnya.

Awang juga tidak mengetahui secara pasti penyebab sepinga pengunjung di TPHP Cengkareng ini. Ia mengaku sejauh ini masih bertahan berjualan ikan hias karena hobi.

"Bertahan karena saya kebetulan hobi ikan hias juga, jadi sampai sekarang masih berjualan," ungkapnya.

Baca Juga: Aksi Hemat Energi di Jakarta Berhasil Pangkas Emisi 77,53 Ton CO2e

Ia mengungkapkan, omset yang didapat dari penjualan ikan hias jenis koi, cupang, glofish, koki, dan sejenisnya itu mengalami penurunan yang sangat jauh dibanding sebelum Covid-19.

"Kalau dulu sehari bisa dapat Rp1,8 juta, kalau sekarang sehari paling cuma dapat Rp500-700 ribu," jelas dia.

Selain itu, Awang juga mengaku untuk bertahan dan mencari pelanggan, dirinya juga memanfaatkan media sosial (medsos) yang dia miliki untik berjualan ikan hias.

"Paling jualan di TikTok, ya paling cuma posting-posting aja," tuturnya.

Baca Juga: Penataan Kawasan Pasar Parung, Bupati Bogor Berencana Bangun Pasar Ikan Terbesar

Hal senada diungkapkan pedagang ikan hias lain, Wendy, 44 tahun yang mengaku mengalami penurunan omzet sekitar 70 persen sejak sepinya pasar TPHP pasca Covid-19 ini.

"Omzet menurun jauh banget, 70 persen mah ada, merosot jauh," katanya.

Sebagai pedagang, Wendy berharap pemerintan bisa melakukan cara agar tempat ikan hias TPHP Cengkareng ini bisa kembali eksis dan ramai pengunjung lagi.

"Konsumen saya tuh dulu ada yang sampai dari Tangerang. Sekarang mah udah sepi," keluh Wendy. (pan)

Tags:
Jakartapenjualan ikan hiasOmzet MenurunTPHP Cengkarengpedagang ikan hias

Pandi Ramedhan

Reporter

Muhammad Faiz Sultan

Editor