Obrolan Warteg: Sukses Suami Karena Ada Wanita Hebat di Sampingnya, edisi Rabu, 22 April 2026. (Sumber: Poskota/Arif Setiadi)

Nah Ini Dia

Obrolan Warteg: Sukses Suami Karena Ada Wanita Hebat di Sampingnya

Rabu 22 Apr 2026, 10:09 WIB

Oleh: Joko Lestari

POSKOTA.CO.ID - Perempuan era sekarang sudah melaju jauh ke depan, tak jarang menyalip laki-laki dalam beberapa hal. Tak sedikit perempuan menduduki posisi kepala satuan, wilayah hingga kepala daerah.

Cukup banyak perempuan yang memenangkan kontestasi mulai dari pilkades, pilgub, pilbup dan pilwalkot. Tercatat sebanyak 4.120 kepala desa dijabat perempuan dari 74.961 kepala desa di Indonesia. Terdapat 113 kepala daerah perempuan dari 1.090 total kepala daerah di Indonesia.

Persentasenya memang masih kecil, antara 5 hingga 10 persen, tapi gambaran ini telah menunjukan meningkatnya kepercayaan publik kepada kepala daerah perempuan.

Kenaikan signifikan terukir pada keterwakilan perempuan dalam parlemen hingga mencapai 21,9 persen. Data menyebutkan sebanyak 127 dari  580 anggota DPR RI untuk periode 2024-2029 adalah perempuan.

Baca Juga: Obrolan Warteg: Mendesak, Pembahasan RUU Pemilu yang Baru

“Itulah Kartini-Kartini era kini yang telah mengukir prestasi dengan memenangkan kontestasi. Kita harus apresiasi,” kata bung Heri mengawali obrolan warteg bersama sohibnya, mas Bro dan bang Yudi.

“Emansipasi sebagaimana perjuangan Raden Ajeng Kartini sudah terealisasi dan hasilnya tidak diragukan lagi. Kesetaraan gender bukan masalah kagi,” kata Yudi.

“Kalau kesetaraan gender masih perlu terus ditingkatkan, dan diperluas cakupannya, benar adanya. Tapi bukan berarti jumlahnya harus sama persis. Yang diperlukan adalah keseimbangan dan keselarasan, bukan sebatas kuantitas , tapi kualitas,” urai mas Bro.

“Maknanya kian meningkatnya keterwakilan perempuan di berbagai sektor, harus dibarengi dengan peningkatan kualitas dan profesionalitas,terlebih mampu mengukir prestasi bagi negeri kita ini,” ujar Heri.

Baca Juga: Obrolan Warteg: Cegah Kader Ujug -Ujug

“Tetatpi setinggi-tingginya jabatan dan kekuasaan, sebagai perempuan harus kembali ke jati dirinya sebagai seorang ibu, dan istri pendamping suami. Itulah perlunya menyelaraskan ketiga peran tadi sebagai wanita karir, ibu bagi putra-putrinya dan istri,” jelas mas Bro.

“Itulah hebatnya perempuan karena menjalankan ketiga peran dalam waktu bersamaan, kapan saja dan di mana saja,” ujar Heri.

“Karena itu kalian sebagai laki-laki jangan sombong, egois maunya menang sendiri mentang-mentang sebagai kepala keluarga dan pencari nafkah keluarga,” sindir Yudi.

“Setuju. Meski istri kalian bukan wanita karir, tetap saja punya peran besar bagi sukses suami. Makanya ada pepatah mengatakan sukses suami karena ada wanita hebat di belakangnya,” kata Heri bersemangat.

Baca Juga: Obrolan Warteg: Wong Tegal Guyub Rukun

“Keliru. Memangnya pengawal berada di belakangnya. Yang benar. Sukses suami karena ada wanita hebat berada di sampingnya,” urai Yudi.

Tags:
politik peran perempuanKartiniobrolan warteg

Tim Poskota

Reporter

Muhammad Faiz Sultan

Editor