Ia mengakui bahwa para pemain sempat terlihat sangat terpukul usai pertandingan kontra Malaysia, terutama pada malam setelah laga berlangsung.
Evaluasi Teknis Jadi Fokus Jelang Lawan Vietnam
Selain membenahi mental pemain, tim pelatih juga melakukan evaluasi menyeluruh dari sisi permainan.
Kurniawan menegaskan bahwa laga melawan Vietnam adalah pertandingan yang sepenuhnya menentukan nasib Indonesia di fase grup.
Ia menekankan kepada seluruh pemain bahwa peluang lolos masih terbuka dan semuanya masih berada di tangan sendiri.
“Kami tekankan kepada pemain bahwa lawan Vietnam adalah laga hidup mati. Lolos atau tidak, semuanya masih kita tentukan sendiri,” tegasnya.
Baca Juga: Persib Bandung Kian Mantap di Puncak, Menang Dramatis atas Bali United 3-2
Tim pelatih juga telah membedah kesalahan yang terjadi saat menghadapi Malaysia, termasuk lemahnya penyelesaian akhir serta celah di lini pertahanan yang berujung kebobolan.
Pemain Berkomitmen Tak Ulangi Kesalahan
Hasil evaluasi tersebut disebut sudah dipahami dengan baik oleh para pemain.
Kurniawan menyebut skuad Garuda Muda telah berkomitmen untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama saat menghadapi Vietnam.
Menurutnya, fokus utama saat ini adalah menjaga konsentrasi sepanjang laga dan memaksimalkan setiap peluang yang didapat.
Komitmen pemain untuk bangkit menjadi modal penting dalam duel yang diprediksi berlangsung sengit tersebut.
Tim Psikolog dan Medis Turut Berperan
Proses pemulihan skuad Indonesia U-17 tidak hanya dilakukan oleh tim pelatih.
