Selain itu, peralihan ini juga berkaitan dengan efisiensi produksi dan penyesuaian terhadap permintaan konsumen yang semakin terbuka terhadap kendaraan ramah lingkungan.
Baca Juga: GIICOMVEC 2026: Toyota Bawa Hilux Rangga Multi Fungsi, Bisa Jadi Mobil Pemadam!
Veloz Hybrid Jadi Andalan Baru
Sebagai pengganti, Toyota Veloz Hybrid kini menjadi tulang punggung di segmen LMPV.
Model ini tetap menggunakan platform DNGA-B yang dikembangkan oleh Daihatsu, sama seperti versi sebelumnya.
Dengan tambahan sistem hybrid, mobil ini menawarkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik serta pengalaman berkendara yang lebih halus dibandingkan model bensin.
Penjualan Veloz Hybrid menunjukkan tren positif sejak peluncurannya. Model ini mencatatkan angka distribusi yang cukup tinggi dan menjadi salah satu kendaraan elektrifikasi yang diminati di Indonesia.
Perubahan preferensi konsumen ini menjadi salah satu faktor utama di balik keputusan Toyota untuk menghentikan penjualan Veloz bensin di pasar domestik, sekaligus memperkuat fokus pada teknologi hybrid ke depan.
