POSKOTA.CO.ID - Babak perempat final Liga Champions musim ini memasuki fase penentuan. Hasil leg pertama menghadirkan keunggulan bagi masing-masing pemenang, namun belum ada yang benar-benar aman.
Leg kedua akan menjadi panggung krusial yang menentukan empat tim terbaik menuju semifinal.
Sejumlah tim kini berada dalam posisi tertekan karena harus mengejar ketertinggalan agregat. Sementara itu, tim yang unggul tetap dibayangi ancaman kehilangan tiket lolos jika lengah.
Faktor mental, pengalaman, serta momentum diprediksi menjadi pembeda dalam laga-laga besar pekan ini. Liverpool dan Barcelona menjadi dua tim yang paling disorot karena harus membalikkan defisit.
Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Timnas Futsal Indonesia vs Thailand di Final Piala AFF 2026
Di sisi lain, Arsenal dan Bayern Munchen tetap perlu waspada meski memiliki situasi lebih menguntungkan.
Liverpool vs PSG: Harapan Malam Magis di Anfield

Liverpool menghadapi misi berat saat menjamu PSG di leg kedua. Kekalahan 0-2 di Paris memaksa tim asuhan Arne Slot untuk tampil sempurna demi menjaga asa lolos.
Pada leg pertama, Liverpool kesulitan menciptakan peluang berbahaya. Hal ini menjadi catatan penting yang harus segera diperbaiki jika ingin menciptakan keajaiban.
Secara statistik, peluang mereka tidak terlalu menjanjikan. Liverpool hanya mampu membalikkan keadaan dalam satu dari 10 kesempatan saat tertinggal dua gol di kompetisi Eropa.
Meski demikian, kenangan comeback epik atas Barcelona pada 2019 masih menjadi sumber motivasi. Saat itu, mereka berhasil menang 4-0 di Anfield dan lolos secara dramatis.
Baca Juga: The Citizens Menggila, Arsenal Terancam Kehilangan Puncak Klasemen
PSG sendiri punya pengalaman pahit setelah pernah kehilangan keunggulan besar di Eropa. Kondisi ini membuat duel diprediksi tetap terbuka hingga akhir.
Arsenal vs Sporting: Konsistensi Eropa vs Inkonsistensi Domestik
Arsenal membawa modal positif usai meraih kemenangan tipis di leg pertama lewat gol Kai Havertz. Performa mereka di Liga Champions musim ini terbilang impresif dengan 10 kemenangan dari 11 pertandingan.
Namun, masalah muncul dari performa domestik yang menurun. Dalam empat laga terakhir di semua kompetisi, Arsenal menelan tiga kekalahan, termasuk hasil buruk di kandang sendiri.
Rekor pertemuan melawan Sporting masih berpihak pada The Gunners. Mereka belum terkalahkan dalam enam pertemuan di waktu normal.
Meski demikian, kondisi performa terbaru bisa menjadi celah yang dimanfaatkan Sporting untuk mencuri hasil di leg kedua.
Atletico Madrid vs Barcelona: Misi Berat Blaugrana
Barcelona menghadapi tantangan paling berat setelah kalah 0-2 di kandang sendiri dari Atletico Madrid. Mereka kini harus mengejar ketertinggalan di laga tandang.
Situasi semakin sulit setelah kartu merah Pau Cubarsi di leg pertama berdampak pada kekuatan lini belakang. Selain itu, catatan sejarah juga tidak berpihak.
Barcelona belum pernah membalikkan defisit dua gol setelah kalah di kandang pada fase gugur Liga Champions. Meski begitu, mereka memiliki catatan tandang cukup baik di markas Atletico.
Rekor kemenangan dalam lima dari enam kunjungan terakhir ke Metropolitano menjadi sedikit harapan bagi tim asuhan Hansi Flick.
Bayern Munchen vs Real Madrid: Los Blancos di Bawah Tekanan
Real Madrid datang ke leg kedua dengan posisi tidak ideal usai kalah 1-2 dari Bayern Munchen di Santiago Bernabeu.
Meski berstatus tidak diunggulkan, Real Madrid memiliki sejarah panjang sebagai tim spesialis comeback di Liga Champions. Hal ini membuat peluang mereka tetap terbuka.
Catatan tandang ke Allianz Arena juga cukup positif, dengan tiga kemenangan dari empat kunjungan terakhir.
Namun, Bayern Munchen tampil sangat solid musim ini dan menunjukkan kualitasnya di leg pertama. Tantangan besar menanti Madrid untuk menghentikan laju tim asal Jerman tersebut.
Jadwal Liga Champions 2026 (Perempat Final Leg Kedua)
Rabu, 15 April 2026
- 02.00 WIB: Atletico Madrid vs Barcelona
- 02.00 WIB: Liverpool vs PSG
Kamis, 16 April 2026
- 02.00 WIB: Bayern Munchen vs Real Madrid
- 02.00 WIB: Arsenal vs Sporting
Leg kedua perempat final Liga Champions dipastikan menghadirkan drama tinggi. Dengan sejarah comeback yang kerap terjadi di kompetisi ini, peluang kejutan tetap terbuka lebar.
Kini, semua mata tertuju pada siapa yang mampu bertahan di bawah tekanan dan melangkah ke semifinal.
