Para anggota grup disebut membahas fisik mahasiswi secara tidak pantas, bahkan menjadikan foto-foto dari media sosial sebagai bahan candaan.
Lelucon yang dilontarkan tidak hanya bersifat ofensif, tetapi juga mengandung unsur pelecehan yang serius.
Yang menjadi perhatian publik, sejumlah anggota dalam grup tersebut diduga bukan mahasiswa biasa.
Beberapa di antaranya disebut memiliki posisi strategis di lingkungan kampus, seperti pimpinan organisasi kemahasiswaan, ketua angkatan, hingga calon panitia kegiatan orientasi mahasiswa baru (ospek).
Nama-nama yang muncul dalam tangkapan layar antara lain berinisial VH, IK, DY, RM, SP, dan lainnya.
Meski demikian, identitas tersebut masih perlu diverifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Lebih jauh, isi percakapan dalam grup tersebut menunjukkan adanya kecenderungan normalisasi perilaku yang tidak pantas.
