POSKOTA.CO.ID - Perceraian antara Boiyen dan Rully Anggi Akbar masih menjadi sorotan publik. Gugatan cerai telah resmi diajukan ke Pengadilan Agama Tigaraksa pada 20 Januari 2026.
Keputusan tersebut diambil setelah Rully terseret kasus dugaan penipuan serta penggelapan dana investasi, yang semakin memperkeruh rumah tangga mereka.
Di tengah proses perceraian, Boiyen mulai terbuka mengenai alasan dirinya tetap melanjutkan pernikahan, meski sejak awal telah mengetahui adanya masalah pada diri sang suami.
Ia mengaku sempat berpikir positif dan percaya bahwa sifat seseorang masih bisa berubah seiring waktu. Keyakinan itu yang membuatnya mantap melangkah ke jenjang pernikahan.
Baca Juga: Siapa Mia Khalifa? Selebgram yang Tangisnya Pecah Usai Lebanon Diserang Israel
Harapan Perubahan Jadi Alasan Bertahan
Dalam perbincangan bersama Ivan Gunawan, Boiyen mengungkapkan bahwa sebelumnya ia melihat adanya perubahan pada Rully, sehingga memupuk harapan besar terhadap masa depan hubungan mereka.
"Tadinya begitu, oh bisa berubah nih. Sebelum-sebelumnya ada juga masalah itu, akhirnya kita sama-sama beresin, oh bisa berubah. Ternyata, pas habis nikah oh ada lagi, oh ya ternyata (tidak berubah). Daripada saya capek, ya sudah," ujar Boiyen di podcast Ivan Gunawan dikutip Senin, 13 April 2026.
Sadar Tabiat Tak Mudah Diubah

Namun, setelah menikah, Boiyen justru kembali menemukan masalah yang sama.
Dari situ, ia mulai menyadari bahwa tidak semua sifat bisa diubah, terutama yang sudah menjadi tabiat.
Baca Juga: Usai Bongkar VCS Suami, Clara Shinta Akhirnya Buka Suara dan Sampaikan Permintaan Maaf
Menurutnya, perubahan sejati hanya bisa datang dari diri seseorang sendiri, bukan karena dorongan orang lain.
"Karena kan kalau sifat manusia kan ada yang kayak tabiat, ya. Kalau tabiat nggak bisa diubah, yang bisa mengubah kan diri dia sendiri," tambahnya.
Kesadaran tersebut menjadi titik balik yang akhirnya mendorong Boiyen untuk mengakhiri pernikahan yang baru berjalan sekitar tiga bulan.
Kini Pilih Hidup Tenang
Meski pernikahannya berakhir singkat, Boiyen mengaku kini merasa lebih tenang menjalani kehidupan.
Ia menyebut dirinya kembali menjadi pribadi seperti sebelum menikah.
Untuk saat ini, Boiyen memilih fokus menenangkan diri dan belum memikirkan rencana untuk membuka hati kembali. Ia juga ingin lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga, khususnya sang ibu.
Keputusan ini menjadi langkah baru bagi Boiyen untuk melanjutkan hidup dengan lebih damai tanpa tekanan dalam rumah tangga.
