Menurutnya, ruas Jalan Sudirman saat ini sudah cukup sempit, terlebih setelah adanya penambahan trotoar. Dengan masuknya jalur BRT, potensi kemacetan dinilai semakin besar.
Selain itu, keberadaan pasar tumpah di kawasan Andir dan Ciroyom juga berpotensi menimbulkan persoalan. Pasalnya, BRT direncanakan mulai beroperasi sejak pukul 06.00 WIB, sementara aktivitas pasar masih berlangsung.
“Dikhawatirkan akan menimbulkan dampak sosial. Karena itu sosialisasi dan antisipasi harus dilakukan,” ucapnya.
Ia menambahkan, seluruh pihak perlu duduk bersama untuk mengkaji berbagai hambatan di lapangan. Menurutnya, pembangunan tidak hanya fokus pada fisik, tetapi juga harus memperhatikan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
“Kalau BRT berjalan lancar, itu bagus bagi Kota Bandung karena punya transportasi yang mumpuni, tepat waktu, dengan trayek yang teratur,” tuturnya.
