Ia berharap penyelenggaraan Lebaran Betawi ke depan semakin inklusif dan merata.
“Dengan adanya Lebaran Betawi ini mudah-mudahan ada perubahan lagi. Jangan sampai banyak yang diundang tapi merasa terlantar. Semua harus sama, duduk sama rata. Betawi Harga Mati menginginkan kegiatan ini terus berjalan ke depannya,” ujar Taufik kepada Poskota.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jakarta Pramono Anung, Wakil Gubernur Rano Karno atau Bang Doel, serta Fauzi Bowo sebagai tokoh penggagas yang dinilai konsisten dalam menjaga dan menghidupkan budaya Betawi.
Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Siapkan Mulok Betawi Masuk Kurikulum Sekolah
Sementara itu, Mulyadi dari Kominfo Betawi Harga Mati menyampaikan bahwa pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Lebaran Betawi yang rutin digelar setiap tahun.
Menurutnya, acara ini menjadi wadah penting untuk menyatukan berbagai organisasi masyarakat Betawi di Jakarta.
“Agenda Betawi ini memang diadakan setiap tahun sekali. Kami dari Betawi Harga Mati sangat mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya. Program ini menyatukan ormas-ormas yang ada di wilayah DKI Jakarta. Tujuannya luar biasa, apalagi difasilitasi langsung oleh pemerintah,” kata Mulyadi.
Ia juga menyampaikan harapan agar pemerintah daerah terus memberikan perhatian lebih terhadap masyarakat Betawi, khususnya dalam hal akses dan peran dalam pelestarian budaya.
Baca Juga: Palang Pintu Betawi Sambut Kapolres Metro Jakpus Baru di Farewell Parade
“Kami berharap Betawi di wilayahnya sendiri tidak terbelakang. Harus diposisikan sebagai masyarakat yang punya akses untuk menghidupkan budaya-budaya yang ada di DKI Jakarta,” ucapnya.
Lebaran Betawi 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga momentum penting untuk meneguhkan identitas budaya lokal di tengah modernisasi ibu kota.
Kehadiran masyarakat yang membludak, ragam kuliner tradisional, serta pertunjukan seni yang autentik menjadi bukti bahwa budaya Betawi tetap hidup dan dicintai, sekaligus menjadi pengingat bahwa pelestarian budaya membutuhkan dukungan bersama dari pemerintah dan masyarakat. (cr-4)
