JAKARTA, POSKOTA.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menggelar Lebaran Betawi 2026 yang berlangsung pada 10–12 April di Lapangan Banteng, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat.
Perhelatan budaya tahunan ini menjadi ruang temu masyarakat lintas wilayah di ibu kota untuk merayakan sekaligus melestarikan budaya Betawi yang kian dinamis di tengah perkembangan kota.
Pantauan Poskota pada Sabtu, 11 April 2026, kawasan Lapangan Banteng dipadati pengunjung sejak pagi hari.
Warga dari berbagai penjuru Jakarta tampak antusias menikmati rangkaian acara yang disuguhkan. Suasana semakin semarak dengan hadirnya puluhan pelaku UMKM yang menjajakan aneka kuliner khas Betawi.
Baca Juga: Pemprov DKI akan Ubah Gapura dan Kawasan Ikonik Jakarta Menjadi Bernuansa Betawi
Mulai dari dodol cina yang manis legit hingga kerak telor yang dimasak langsung di tempat, seluruhnya ditawarkan dengan harga yang terjangkau sehingga dapat dinikmati semua kalangan.
Tak hanya kuliner, Lebaran Betawi juga menghadirkan ragam pertunjukan seni dan budaya yang menjadi daya tarik utama.
Dentuman bedug berpadu dengan alunan musik tanjidor mengiringi kemunculan ondel-ondel yang menjadi ikon Betawi. Atraksi silat turut memukau pengunjung dengan gerakan yang lincah dan penuh makna.
Di panggung hiburan, kesenian gambang kromong, gambus, lenong Betawi, hingga keroncong Betawi tampil bergantian, diselingi humor khas Betawi yang mengundang gelak tawa penonton.
Baca Juga: Pramono Usulkan Lebaran Betawi 2026 Digelar di Lapangan Banteng dan Haul Tokoh Betawi di Monas
Ketua Umum Betawi Harga Mati (BHM), Haji Taufik, menilai kegiatan ini memiliki peran penting dalam memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong perubahan positif bagi masyarakat Betawi.
