"Kami harap ada evaluasi, pihak terkait harus tanggungjawab dan secepatnya bronjong pada bahu jalan ini diperbaiki lagi," pintanya.
Terpisah, Kepala Dinas PUPR Banten, Arlan Marzan mengaku, bangunan jalannya aman, yang amblas penanganan sungainya.
"Kami akan desain penanganan permanennya," ucapnya melalui pesan WhatsApp kemarin.
Baca Juga: Dua Wanita Diamankan Polisi usai Video Injak Alquran Viral
Saat ditanya bagaimana pada perencanaan awalnya, sehingga bronjong pada jalan itu kekuatannya tidak tahan lama. Arlan mengaku, waktu permintaan dari Kepala Desa untuk dipasang bronjong, karena ada Mushola yang beresiko longsor akibat gerusan aliran sungai.
"Kebetulan lokasinya berada di jalur pembangunan jalan, sehingga sekalian ditangani oleh kontraktor," imbuhnya.
Saat ditanya lagi kapan jalan itu akan diperbaiki lagi. Arlan mengaku pada Bulan 6 tahun 2026 ini.
"Masih masa pemeliharaan dan kontraktor sudah komit akan melaksanakan perbaikan dalam waktu dekat," ujarnya. (fat)
