Meski teknologi terus berkembang, JAC menekankan bahwa kesiapan sumber daya manusia tetap menjadi faktor penting dalam penggunaan kendaraan listrik, terutama di sektor berat.
Baca Juga: Panduan Lengkap GIICOMVEC 2026: Registrasi, Jam Buka, dan Lokasi Parkir
“Teknologi memang membantu, tapi tetap dibutuhkan pemahaman dari pengemudi, terutama saat menghadapi kondisi ekstrem di lapangan,” kata Reggie.
Perkuat Kolaborasi dan Jaringan
Dalam upaya memperluas pasar di Indonesia, JAC Motors menjalin kerja sama strategis dengan Indomobil Group. Kolaborasi ini juga menjadi bagian dari penguatan layanan purna jual di berbagai wilayah.
Sejumlah model kendaraan listrik turut diperkenalkan, seperti Trekker T9 EV yang dirancang untuk kebutuhan medan berat, Urban Mover N90 EV untuk distribusi logistik, serta Metro Mover N35 EV yang menyasar mobilitas perkotaan.
Seluruh kendaraan tersebut kini telah dirakit secara lokal di Jakarta guna mendukung percepatan transisi menuju energi bersih di Indonesia.
“Seluruh unit andalan kami kini telah dirakit secara lokal di Jakarta untuk mendukung transisi bersih di Indonesia,” tegas Reggie.
Dorong Peralihan ke Kendaraan Listrik
Sebagai bagian dari strategi penetrasi pasar, JAC Motors juga menghadirkan berbagai program untuk mempermudah pelaku usaha beralih ke kendaraan listrik.
Baca Juga: GIICOMVEC 2026 Resmi Dibuka, 14 Merek Kendaraan Komersial Ramaikan JIExpo
Langkah ini diharapkan dapat mempercepat adopsi kendaraan listrik di sektor industri, sekaligus mendukung efisiensi operasional dan keberlanjutan lingkungan.
