TAMBORA, POSKOTA.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat mengajak masyarakat untuk sama-sama sadar akan sampah yang dibuang salah satunya melalui pemilahan.
Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah mengatakan pemilahan sampah khususnya rumah tangga dinilai penting untuk mengurangi volume sampah residu yang dibuang.
"Jadi kalau kita sudah lakukan pengurangan sampah dari sumber, otomatis tadi yang saya sampaikan, kalau kita berhasil 70 persen dipilah dan dikelola, berarti hanya 30 persen yang diangkut," kata Iin kepada wartawan saat kegiatan workshop gerebek pilah sampah di Rusun Tambora, Rabu, 8 April 2026.
"Volume ini sangat jauh dibanding sebelumnya. Sebelum itu dibalik, 70 persen yang diangkut. Nah ini tentu menjadikan sebuah pengurangan sampah yang signifikan," sambungnya.
Baca Juga: Pemkot Depok Segera Bentuk Program Ruang Bersama Indonesia di 63 Kelurahan
Karenanya, Pemkot Jakarta Barat menggencarkan program pilah sampah. Iin menyadari bahwa program ini membutuhkan kesadaran langsung dari masyarakat.
Pihaknya terus menggecarkan sosialiasi di setiap wilayah terkait pilah sampah khususnya di lingkungan paling kecil yakni rumah tangga.
Bentuk sosialisasi dan edukasi yang dilakukan pemerintah misalnya seperti kegiatan pilah sampah yang dilaksanakan di Rusun Tambora bersama masyarakat sekitar.
Iin menyampaikan, pihaknya menerima laporan bahwa kawasan Rusun Tambora menjadi salah satu titik atau lokasi penumpukan sampah yang dikeluhkan masyarakat.
Baca Juga: WFH ASN DKI Jakarta Dibatasi, Hanya 25-50 Persen Pegawai, Ini Syaratnya dan Sektor yang Wajib Masuk
"Memang kemarin juga ada beberapa persoalan di mana sampah yang dibuang masyarakat di sini menjadi perhatian kita. Ini menjadi tumpukan sampah timbulan yang menjadi persoalan," ungkap dia.
