POSKOTA.CO.ID - Sosok Wahyu Surya Wiguna Yasa tengah menjadi sorotan publik usai kisahnya viral di media sosial.
Atlet powerlifting tersebut dikabarkan gagal tampil di kejuaraan dunia akibat permintaan dana jaminan dengan nominal fantastis.
Kisah ini mencuat setelah unggahan dari akun Instagram @jakarta.keras pada 6 April 2026.
Dalam unggahan tersebut, Wahyu membagikan pengalamannya terkait syarat yang harus dipenuhi sebelum berangkat ke ajang internasional.
Baca Juga: Usai Insiden dan Cedera, Aldi Satya Mahendra Bidik Perbaikan di Seri Belanda
Diminta Uang Jaminan Ratusan Juta Rupiah

Dalam pernyataannya, Wahyu mengungkap bahwa dirinya diminta membayar uang jaminan sebesar 20 ribu dolar AS atau sekitar Rp339 juta. Permintaan tersebut datang dari pengurus daerah Pabersi Bali.
Dana tersebut disebut sebagai jaminan apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan selama kejuaraan berlangsung.
Jika tidak digunakan, uang tersebut dijanjikan akan dikembalikan kepada atlet.
Namun, Wahyu mempertanyakan kebijakan tersebut, terutama karena nominal yang sangat besar dan harus ditanggung secara pribadi.
Baca Juga: Viral April Mop! Isu Timnas Indonesia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026 Ternyata Hoaks
Alasan Tidak Ada Dana dari Pengurus
Lebih lanjut, Wahyu menjelaskan bahwa pihak pengurus mengaku tidak memiliki dana untuk membiayai keberangkatannya ke kejuaraan dunia.
Oleh karena itu, atlet diwajibkan menyediakan uang jaminan sebagai syarat utama untuk bisa bertanding.
Kondisi ini membuat Wahyu akhirnya batal berangkat karena keterbatasan finansial.
Profil Singkat Wahyu Surya
Wahyu memiliki nama lengkap I Gede Wahyu Surya Wiguna Yasa A.Md. Ia dikenal sebagai atlet powerlifting yang aktif dan berprestasi di level Asia.
Baca Juga: Jens Raven Gantikan Mauro Zijlstra, Ini Alasan John Herdman
Di media sosial Instagram melalui akun @__Wahyusurya, ia memiliki lebih dari 81 ribu pengikut. Wahyu juga kerap membagikan aktivitas latihan serta pencapaiannya.
Sejumlah prestasi yang pernah diraih antara lain:
- Best Lifter Asian IPF kelas 59 kg
- Rekor Asian untuk squat
- Rekor deadlift
- Total angkatan terbaik di kelasnya
Sorotan Publik terhadap Sistem Pembinaan Atlet
Kasus yang menimpa Wahyu memicu perbincangan luas di kalangan warganet.
Banyak pihak mempertanyakan sistem pembinaan atlet, khususnya terkait pendanaan dan dukungan bagi atlet berprestasi yang hendak berlaga di ajang internasional.
Peristiwa ini sekaligus membuka diskusi mengenai transparansi dan tanggung jawab organisasi olahraga dalam mendukung karier atlet Indonesia di tingkat dunia.
