JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Warga Kalisari, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur mengeluhkan dugaan manipulasi laporan pengaduan melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI) dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Sein 30 tahun, salah satu warga, mengungkapkan kronologi kejadian yang dialaminya bermula dari laporan yang ia buat terkait kondisi parkir liar yang dimanfaatkan sebuah bengkel di wilayahnya.
"Lokasi di Jl Damai, kalisari, pasar rebo laporan saya buat tanggal 15 februari 2026 karena di lokasi tersebut digunakan sebuah bengkel parkir mobil-mobil langganan dan beberapa orang juga parkir sembarangan disitu," ucap Sein kepada awak media, Senin, 6 April 2026.
Menurutnya, ia bukan satu-satunya warga yang mengadukan persoalan tersebut melalui aplikasi JAKI. Namun, hingga beberapa waktu berlalu, tidak ada perubahan nyata di lapangan.
"Saya adalah warga kesekian yang membuat laporan via Jaki, namun tidak kunjung ada penyelesaian. ternyata saat saya mencoba lapor, keluhan diselesaikan namun pas saya cek ke tkp masih tidak ada perubahan," ujar Sein.
Kecurigaan semakin menguat ketika ia menelusuri dokumentasi tindak lanjut yang diunggah dalam sistem aplikasi.
Baca Juga: Hujan Deras, Nenek hingga Cucu Balita di Bogor Tertimpa Material Rumah Roboh
Ia menemukan adanya kejanggalan pada foto yang ditampilkan sebagai bukti penyelesaian.
"Saya cek lagi foto hasil tindak lanjut, ternyata diedit menggunakan AI seakan akan mobil-mobil bengkel sudah tidak parkir di jalan tersebut," kata Sein.
Terkait hal ini, Sein mengaku telah dihubungi oleh pihak yang mengaku sebagai admin dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui pesan langsung (DM). Ia pun telah menjelaskan secara rinci kejadian yang dialaminya.
Baca Juga: 10 Ribu Nakes di Kabupaten Tangerang Segera Terima Vaksin Campak
"Kemarin saya mendapat beberapa dm dari orang yang mengaku dari admin dki. sudah saya jelaskan kejadian tersebut dan juga sudah berbalas melalui dm dengan pak prastowo. tinggal menunggu tindak lanjut atas laporan saya," katanya. (cr-4)
